Percepat Penanganan Pandemi, LSI Gelar Vaksinasi Massal di Jalak Harupat

Sabtu, 25 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Laskar Siliwangi Indonesia (LSI) bersama Pemerintah Kabupaten Bandung kolaborasi gelar vaksinasi massal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. (Foto: ist)

Laskar Siliwangi Indonesia (LSI) bersama Pemerintah Kabupaten Bandung kolaborasi gelar vaksinasi massal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. (Foto: ist)

Ada sebanyak 10 ribu vaksin dosis pertama dan kedua yang akan diberikan untuk masyarakat yang belum mengakses program vaksinasi, khususnya bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung.


DARA – Guna mempercepat penanganan Covid-19 di Indonesia khususnya Kabupaten Bandung, Laskar Siliwangi Indonesia (LSI) bersama Pemerintah Kabupaten Bandung kolaborasi gelar vaksinasi massal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta masyarakat umum.

Kegiatan ini rencananya akan berlangsung dari 26 September hingga 6 OKtober 2021 mendatang di komplek Sarana Olahraga (SOR) Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Ada sebanyak 10 ribu vaksin dosis pertama dan kedua yang akan diberikan untuk masyarakat yang belum mengakses program vaksinasi, khususnya bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung.

Program bertajuk ‘Hayu Vaksin’ ini didukung pula oleh beberapa lembaga di Indonesia, diantaranya Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso, Bravo 5 Muda, Museum Golok Nusantara, Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) serta beberapa lembaga lainnya.

Ketua Pelaksana Hayu Vaksin, Mat Drajat mengatakan, program vaksinasi nasional menjadi salah satu game changer yang paling penting untuk pemulihan ekonomi di masa depan.

“LSI dan lembaga lain bergabung untuk memberikan vaksin bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Bandung, khususnya mereka yang berkecimpung di dunia usaha kecil. Tujuannya tak lain untuk percepatan vaksinasi nasional agar perekonomian kembali bangkit setelah mengalami penurunan akibat pandemi,” ujar pemeran Kang Komar di serial sinetron Preman Pensiun.

Dia melanjutkan, meski digelar di Kabupaten Bandung, namun tidak menutup bagi masyarakat di luar Kabupaten Bandung untuk ikut program vaksinasi massal ini.

Masyarakat tinggal mendaftarkan diri melalui layanan online di link berikut https://www.loket.com/event/gerakan-hayu-vaksin-untuk-umkm-bedas atau datang langsung ke lokasi dengan membawa Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk.

“Sampai hari ini pendaftar melalui layanan online sekitar kurang lebih 1000 orang,” ucapnya.

Dirinya pun berharap, dengan adanya program tersebut, bisa membantu pemerintah dalam menangani kasus Covid-19 khususnya di Kabupaten Bandung.

“Saya berpikir vaksin itu sangat penting dan memang menjadi kebutuhan. Makanya yuk kita sadar untuk vaksin. Mudah-mudahan dengan adanya ini bisa menurunkan level kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bandung dan mengakhiri pandemi sehingga kita bisa hidup normal seperti sebelumnya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Laskar Siliwangi Indonesia HM.S Samuel Lee Lahenko menerangkan, gerakan ‘Hayu Vaksin’ ini merupakan wujud kepedulian LSI terhadap kondisi saat ini. Diharapkan, dengan adanya program vaksinasi massal ini, bisa membantu pemerintah dalam menangani kasus Covid-19.

“Semua elemen organisasi kami bahu-membahu dalam membantu pemerintah terkait percepatan vaksin di Indonesia. Semoga dengan vaksin dapat membentuk kekebalan komunal (herd immunity),” ucapnya.

 

Editor : Maji

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:40 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia

Kamis, 27 Februari 2025 - 06:35 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Kamis, 27 Februari 2025 - 06:31 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Berita Terbaru