TPID Kota Cirebon Gelar Operasi Pasar, Gelontorkan 25 Ribu Liter Minyak Goreng

Selasa, 18 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Sebanyak 25 ribu liter minyak goreng dengan harga terjangkau digelontorkan dalam operasi pasar yang digelar tiga hari untuk masyarakat Kota Cirebon.


DARA – Sekretaris Daerah (Sekda) berharap operasi pasar membantu rumah tangga dan usaha kecil.

Operasi pasar minyak goreng sekaligus pasar murah komoditas yang digelar oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi di lantai 3 gedung Pusat Grosir Cirebon (PGC), Selasa (18/1/2022).

Dalam sambutan mewakili Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi menjelaskan operasi pasar merupakan upaya pemerintah pusat untuk intervensi kenaikan harga minyak goreng.

“Ada 25 ribu liter yang digelontorkan untuk masyarakat Kota Cirebon,” tutur Agus.

Minyak goreng tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perdagangan dan didistribusikan selama tiga hari, yaitu mulai hari ini hingga Kamis (20/1/2022).

Minyak goreng yang didistribusikan pada operasi pasar dijual seharga Rp 14 ribu per liter. Ini berarti terdapat selisih yang signifikan dengan minyak goreng di pasaran yang dijual seharga Rp20 ribu per liter.

Masing-masing orang dibatasi pembelian hanya 2 liter sehingga seluruh masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga murah ini.

Dijelaskan Agus, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan seperti telur, ayam ras, cabai, dan migor telah memicu terjadinya kenaikan inflasi, termasuk di Kota Cirebon. Bahkan inflasi pada Desember di Kota Cirebon cukup tinggi dan hanya satu tingkat di bawah Kota Bogor.

“Inflasi Desember 0,54 lebih tinggi dibandingkan daerah lain tapi masih di bawah Kota Bogor,” tutur Agus.

Untuk inflasi tahunan Kota Cirebon mencapai 1,81 atau lebih tinggi dibandingkan inflasi Jabar yang mencapai 1,69.

“Jika Januari tidak kita intervensi, dikhawatirkan inflasi akan melebihi target,” tutur Agus.

Editor: denkur

Berita Terkait

Mentan Amran: Operasi Pasar Pangan Murah AgriPost Stabilkan Harga Pangan Masyarakat
Stok Pangan di Jabar Jelang Idulfitri Surplus, Komoditas Ini Harganya Naik
Dukung Optimalisasi Devisa Hasil Ekspor Dalam Negeri, CIMB Niaga Hadirkan Solusi Keuangan bagi Eksportir
Setjen KESDM Pastikan Keamanan Pasokan BBM dan LPG di Sumbagsel Jelang Idul Fitri
Mager Tapi LPG Habis? Pesan Layanan Antar Gratis Ajaa
FIF Raih Triple A Awards Sustainable Finance 2025
KAI Logistik Distribusikan 38.000 Ton Produk Perikanan melalui Angkutan KA Kontainer Berpendingin
CEO FIFGROUP Terima Award Indonesia Best 50 CEO 2025
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Maret 2025 - 21:46 WIB

Mentan Amran: Operasi Pasar Pangan Murah AgriPost Stabilkan Harga Pangan Masyarakat

Sabtu, 29 Maret 2025 - 22:57 WIB

Stok Pangan di Jabar Jelang Idulfitri Surplus, Komoditas Ini Harganya Naik

Minggu, 23 Maret 2025 - 12:28 WIB

Dukung Optimalisasi Devisa Hasil Ekspor Dalam Negeri, CIMB Niaga Hadirkan Solusi Keuangan bagi Eksportir

Minggu, 23 Maret 2025 - 12:11 WIB

Setjen KESDM Pastikan Keamanan Pasokan BBM dan LPG di Sumbagsel Jelang Idul Fitri

Minggu, 23 Maret 2025 - 11:58 WIB

Mager Tapi LPG Habis? Pesan Layanan Antar Gratis Ajaa

Berita Terbaru