Ini Dia Pemenang Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Tahun 2022

Senin, 25 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menag menyerahkan penghargaan kepada pemenang Kompetisi Film Pendek Islami (KFPi) Tahun 2022 (Foto: Kemenag)

Menag menyerahkan penghargaan kepada pemenang Kompetisi Film Pendek Islami (KFPi) Tahun 2022 (Foto: Kemenag)

Syiar Islam lewat media film adalah cara yang tidak biasa, namun bisa menyentuh dan mengena kepada penontonnya.


DARA – Demikian kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat menghadiri malam Penganugerahan Kompetisi Film Pendek Islami (KFPi) Tahun 2022 yang dihelat Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama.

Kompetisi Film Pendek Islami (KFPi) Tahun 2022 mengusung tema ‘Ku Syiar Islam Dengan Cara Ku’.

“Lewat film, dakwah dan syiar agama lebih mengena dan menyentuh pada generasi milienial. Saya kira KFPI ini luar biasa dan ini menunjukkan bakat-bakat sineas muda kita banyak sekali. Apalagi untuk kompetisi sekelas yang diadakan oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama saja pesertanya lebih dari 1.000,” kata Menag, di Jakarta, Jumat (22/7/2022) malam.

“Sekali lagi ini potensi yang luar biasa dan bisa menjadi media dakwah yang non konvensional. Jadi film ini akan lebih menarik bagi generasi milienial yang populasinya sangat besar. Saya rasa mereka perlu disentuh dengan sentuhan yang berbeda agar nilai-nilai keagamaan Islam itu bisa mengena dan diperoleh generasi milienial sesuai dengan dunianya,” imbuhnya, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin (25/7/2022).

Hadir di malam puncak Kompetisi Film Pendek Islami (KFPi) Tahun 2022, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Tokoh Perfilman Nasional sekaligus Ketua Dewan Juri Nasional Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI), Christine Hakim, para pejabat Ditjen Bimas Islam, perwakilan Kanwil Kemenag se Indonesia serta sineas muda.

Menag pun setuju dengan harapan yang disampaikan Cristine Hakim agar film-film yang masuk di ajang KFPi dapat ditayangkan di lembaga pendidikan binaan Kementerian Agama.

“Distribusi film ini nantinya akan bersinergi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama. Tahun depan, saya minta Ditjen Bimas Islam membuat festival ini lebih besar lagi, kalau perlu festival film Islam internasional. Sebagai masyarakat dengan jumlah umat Islam terbesar dunia, kita harus mampu membawa peradaban Islam, salah satunya lewat syiar dalam film,” tutur pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Nasional Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI), Christine Hakim mengapresiasi helat KFPI 2022 yang digelar Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama. Menurutnya, Kementerian Agama menjadikan media film ini menjadi syiar dan memotivasi anak muda untuk selalu berbuat kebaikan.

“Ini sesuatu yang luar biasa dan sangat menyenangkan. Bukan sekedar film namun menyambung silaturahmi dan saya bangga menjadi bagian dari Kementerian Agama,” ujarnya.

“Sebagai Ketua Dewan Juri, saya menaruh harapan agar film-film yang masuk dalam KFPI 2022 ini dapat disosialisasikan di sekolah-sekolah di bawah Kementerian Agama. Ini bukan sekadar film melainkan penyambung silaturahmi sebangsa dan se tanah air serta memperkuat semangat persaudaraan. Film-film ini juga banyak nilai positifnya,” imbuhnya.

Kepada pemenang, Cristine Hakim mengucapkan selamat. Dan bagi yang belum mendapatkan kesempatan, hal itu bukanlah kekalahan melainkan kemenangan yang tertunda.

Berikut pemenang Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Tahun 2022:

Film Terbaik

1. Juara I dengan judul film Seberkas Cinta Dari Dita (Daerah Istimewa Yogyakarta dan mendapat hadiah 50 juta
2. Juara II dengan judul film Doa Yang Tersirat (Sulawesi Tenggara) dan mendapat hadiah 30 juta
3.Juara III dengan judul film Penghulu di Hulu Sungai (Kalimantan Utara) dan mendapat 20 juta

Juara Harapan

1. Harapan I dengan judul film Piwulang (Jawa Tengah) dan mendapat hadiah 17,5 juta
2. Harapan II dengan judul film Pejuang Surga (Lampung) dan mendapat hadiah 15 juta
3. Harapan III dengan judul film Aldy (Aceh) dan mendapat 10 juta

Editor: denkur | Sumber: Kemenag

 

Berita Terkait

Sang Legenda, Lenny Marlina Dijuluki Neng Geulis dari Bandung
RESENSI THE PROSECUTOR Elliot Ness dalam Fok Zi Hou
RESENSI “BILA ESOK IBU TIADA” Tangis untuk yang Sakiti Ibu
Cek Disini, Peraih Piala Festival Film Bandung 2024, Lifetime Achievement buat Erros Djarot
Film “Anak Kolong” Ungkap Kisah Anak Tentara, Membawa Pesan Edukasi dan Solidaritas
16 Tokoh Pemeran Film Pemberontakan G30S/PKI, No 9 Pernah Menggarap Film Petualangan Sherina
Fajar Sadboy Jadi Pemeran Utama Film Komedi Horor “Kita Butuh Bahagia Walau Sesaaat”
Melaju ke Babak Semifinal, Tiga Kontestan Siap Panaskan Panggung Kontes Swara Bintang
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Januari 2025 - 17:57 WIB

Sang Legenda, Lenny Marlina Dijuluki Neng Geulis dari Bandung

Sabtu, 4 Januari 2025 - 08:58 WIB

RESENSI THE PROSECUTOR Elliot Ness dalam Fok Zi Hou

Senin, 25 November 2024 - 20:35 WIB

RESENSI “BILA ESOK IBU TIADA” Tangis untuk yang Sakiti Ibu

Selasa, 12 November 2024 - 22:09 WIB

Cek Disini, Peraih Piala Festival Film Bandung 2024, Lifetime Achievement buat Erros Djarot

Minggu, 10 November 2024 - 11:43 WIB

Film “Anak Kolong” Ungkap Kisah Anak Tentara, Membawa Pesan Edukasi dan Solidaritas

Berita Terbaru