Kopi Puntang Dilirik Turki, Tisna Umaran: Butuh Dana Operasional

Senin, 24 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran ketika menerima tamu dari Konjen Istanbul Turki di Gunung Puntang (Foto: Istimewa)

Kadis Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran ketika menerima tamu dari Konjen Istanbul Turki di Gunung Puntang (Foto: Istimewa)

Ada peluang bagus untuk perkembangan Kopi Puntang, yakni sudah bisa ekspor ke Turki. Namun, ternyata masih terkendala dengan berbagai persoalan.


DARA | Konsulat Jenderal atau Konjen Istanbul Turki, hari Minggu kemarin datang ke Kabupaten Bandung dengan maksud menjajaki kemungkinan kerjasama di bidang ekspor Kopi Puntang.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran menyambut kedatangan dari Konjen Turki tersebut, mewakili bupati, Minggu (23/10/2022).

Dikatakan Tisna, Turki adalah pintu gerbang pemasaran seluruh produk, termasuk kopi. Turki pun sangat mengharapkan terjalinnya kerjasama dengan Kabupaten Bandung dalam soal kopi, yakni Kopi Puntang.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Bandung kini memiliki jenis kopi yang bagus yakni Kopi Puntang yang lokasi pertaniannya berada di Gunung Puntang Kecamatan Ciamung Kabupaten Bandung.

Dikatakan Kopi Puntang bagus bernilai ekspor, buktinya dilirik oleh Turki. Sedangkan Turki adalah negara yang melayani banyak pengunjung dari Eropa dan Afrika Utara, termasuk sekadar minum kopi. Seperti dikatakan Tisna: “di Turki itu melayani negara-negara di Eropa dan Afrika Utara paling dominannya”.

Jadi Tisna menilai Turki merupakan negara yang sangat potensial untuk pemasaran kopi. Karena pemasaran kopi di Turki bukan hanya untuk konsumsi di dalam Turki saja, namun dari Turki langsung dipasarkan ke negara-negara di Eropa dan Afrika Utara.

“Pintu gerbangnya di Turki dan sekarang sudah eksis,” ujar Tisna yang merasa bangga Kopi Puntang dilirik Konjen Turki.

Selain kopi, kata Tisna, kerjasama yang bisa dibangun dengan Turki itu apapun produk dari Kabupaten Bandung, dengan kata lain Turki siap bekerjasama.

Tunjuk contoh, beberapa waktu lalu, kata Tisna, datang dari Asosiasi Pengusaha Muslim Turki. Tinggal giliran dari Kabupaten Bandung yang datang ke Turki. Lalu, disana oleh Konjen difasilitasi untuk bertemu dengan siapa dan kerjasama dengan siapa. Tentunya kerjasama yang saling menguntungkan.

Tisna mengatakan juga dari Turki pada tahun lalu sudah ada permintaan produk kopi sebanyak 80 ton. Namun, tertunda karena belum sesuai soal harga.

Kendala lain yakni masih belajar terkait ekspor kopi, mulai dari infrastrtuktur, lembaganya serta dana operasionalnya.

“Intinya, kalau kita siap mereka juga siap. Kemarin belum sesuai di harga. Kita juga masih belajar terkait dengan ekspor kopi. Mulai dari infrastruktur, lembaganya dan sebagainya,” ujat Tisna.

‘Nah jadi soal ekspor kopi itu, kata Tisna, bergantung pada kesiapan para pelaku usaha atau petaninya.

“Kemarin ada evaluasi dari kantor kepresidenan, kita bilang kunci utama adalah modal kerja. Kalau kopinya ada, permintaan pun banyak, kemampuan bisa, hanya kendalanya biaya atau dana operasionalnya yang belum punya,” kata Tisna.

Namun, lanjut Tisna, jangan bingung dalam waktu dekat akan diundang kembali oleh dirjen, khusus membahas korporasi kopi di Kabupaten Bandung. Mudah-mudahan jadi solusi atasi kendala tersebut, sehingga Kopi Puntang bisa ekspor ke Turki.

Editor: denkur

Berita Terkait

Jeje Ritchie Ismail Lepas Peserta Mudik Gratis, Wanti-wanti Pemudik Manfaatkan Waktu dengan Keluarga
Program Pemutihan Pajak Diperpanjang, Catat Tanggalnya
PC Paguyuban Pasundan Bandung Barat Bagi-bagi Bingkisan ke Guru Ngaji, Begini Pandangan Ernawan Natasaputra tentang Mereka
Paket Takjil Gratis PWI Berbagi Ditebar di Jalan Ahmad Yani
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Selasa 25 Maret 2025
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Selasa 25 Maret 2025
Dinkes Bandung Barat Luncurkan Program 100 Hari Kerja Amanah
Bubos ke-9 Ajak Penyandang Disabilitas hingga Veteran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Maret 2025 - 10:42 WIB

Jeje Ritchie Ismail Lepas Peserta Mudik Gratis, Wanti-wanti Pemudik Manfaatkan Waktu dengan Keluarga

Rabu, 26 Maret 2025 - 17:21 WIB

Program Pemutihan Pajak Diperpanjang, Catat Tanggalnya

Rabu, 26 Maret 2025 - 10:49 WIB

PC Paguyuban Pasundan Bandung Barat Bagi-bagi Bingkisan ke Guru Ngaji, Begini Pandangan Ernawan Natasaputra tentang Mereka

Selasa, 25 Maret 2025 - 23:48 WIB

Paket Takjil Gratis PWI Berbagi Ditebar di Jalan Ahmad Yani

Selasa, 25 Maret 2025 - 08:10 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Selasa 25 Maret 2025

Berita Terbaru