Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengajukan permohonan untuk peningkatan jaringan pada sejumlah daerah blank spot.
DARA | Blank spot adalah keadaan dalam suatu daerah atau wilayah yang tidak tersentuh atau tidak mendapatkan akses sinyal komunikasi seperti jaringan internet.
Anggota KPU KBB, Cep Suryana mengatakan pihaknya telah melayangkan surat kepada Dinas Komunikasi, Informasi dan Telematika (Kominfotik) KBB terkait daerah blank spot.
Menurutnya ada 11 desa dari 8 kecamatan blank spot yang menjadi perhatian pihaknya, menjelang pelaksanaan Pemilu pada 14 Pebruari mendatang.
Cep Suryana menyebutkan sesa-desa yang tergolong blank spot ini berada di Kecamatan Batujajar, Cihampelas, Cililin, Sindangkerta, Cipongkor, Gununghalu, Rongga dan Saguling.
Terutama desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Rongga seperti Desa Bojong, Desa Cibitung dan Sukaresmi.
“Kita sudah berkirim surat kepada Kominfotik agar menyampaikan daerah yang blank spot ke provider-provider yang ada di sekitar daerah itu. Barangkali bisa meningkatkan jaringannya,” kata Cep Suryana, yang kerap dipanggil Boim, Kamis (8/2/2024).
Dinas Kominfotik merespon surat dari KPU tersebut, sehingga pihaknya berharap ada solusi terbaik untuk peningkatan jaringan internet.
Pada saat pelaksanaan pelaporan hasil pemilihan suara bisa diakses oleh KPU sebagai data sementara.
Meski demikian, ada solusi terakhir apabila jaringan terganggu yakni dengan rekapitulasi manual.
“Bisa secara offline sebagai alternatif terakhir. Ya kita berharap sebenarnya sih, bisa secara online saja, “harapnya.
Kepala Dinas Kominfotik KBB, Yoppie Endrawan mengatakan, pihaknya telah berkirim surat ke sejumlah provider yang memiliki jaringan internet di wilayah KBB.
Pihaknya meminta bantuan, untuk penambahan jaringan menjelang digelarnya Pemilu nanti.
Disamping itu, pihaknya melakukan assessment kepada titik-titik yang disinyalir blank spot sesuai surat dari KPU KBB.
“Ternyata hasil Assessment, tidak semuanya blank spot. Berdasarkan assessment ke Ketua-ketua TPS (Tempat Pemungutan Suara), seperti di Rongga ada yang signal ada tapi sering hilang, ada yang sedikit sekali signalnya,” tutur Yoppie.
Meski demikian ia berharap, ada solusi terbaik untuk menangani persoalan jaringan internet di daerah-daerah itu, sehingga rekapitulasi data KPU bisa berjalan lancar.
“Semoga saja ada solusi lain, kalaupun jaringan masih terganggu. Yang jelas kita langsung eksen ke lapangan saat menerima surat dari KPU,” ujarnya.
Editor: denkur