Awas! jangan ada pungutan liar alias pungli di momen penerimaan peserta didik baru alias PPDB.
DARA | Pesan itu disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat kick off PPDB 2024-2025 di Hoten Sutan Raja, Kabupaten Bandung, Rabu kemarin.
Bupati juga mengatakan, ketersediaan daya tampung untuk siswa TK, SD dan SMP relatif aman. Semuanya bisa tertampung. Namun, masih dihitung eksisting atau lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SLTA.
“Apakah sekolahnya di sekitaran SLTA, atau di pesantren atau sebagainya. Bagaimana nanti kita lihat perkembangan kedepan. Kalau toh ternyata masih ada dan membutuhkan sarana prasarana pendidikan yang masih dibutuhkan, nanti kami akan koordinasi dengan Provinsi Jawa Barat. Apakah akan dilakukan penerimaan kelas jauh atau seperti apa,” tutur bupati.
Bupati berharap tidak ada anak didik yang tidak melanjutkan sekolah. Semua lulusan SMP harus bisa melanjutkan ke SLTA.
Bupati menjelaskan Kabupaten Bandung masih butuh sekitar 50 unit sekolah baru (SLTA), dan sudah diusulkan pembangunan 22 unit sekolah baru sejak tiga tahun lalu.
“Insya Allah, 2024 akan dibangun empat unit sekolah baru,” ujar bupati.
Bupati tegas meminta semua pihak tidak melakukan pungli saat pelaksanaan PPDB.
“Saya sudah komitmen dengan saber pungli Kabupaten Bandung, memberantas apabila terjadi pungli terutama dalam hal PPDB tahun ajaran 2024/2025,” katanya.***
Editor: denkur