68 Warga Jabar di Papua Memilih Pulang

Senin, 7 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI. Warga Jawa Barat di Wamena. Foto: Humas Jabar

ILUSTRASI. Warga Jawa Barat di Wamena. Foto: Humas Jabar

Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat mencatat 68 warga daerah ini di Wamena yang memilih pulang ke tanah asal. Pihaknya akan mengusulkan kepada Gubernur Jawa Barat, agar memberikan bantuan modal kepada mereka.


 

DARA | BANDUNG – Tim Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat di Papua mencatat hingga Munggg (6/10/2018) 68 orang warga Jawa Barat memilih dari Papua.

Riciannya, warga Kota Bandung 4, Kota Bogor 4 orang, Kabupaten Garut 18 orang, Majalengka 2 orang, Sukabumi  7 orang, Bandung  4 orang, Kuningan 2 orang, Tasikmalaya 5 orang,  Sumedang  8, Subang 8, Kabupaten Purwakarta 3, dan Kabupaten. Indramayu 3 orang..

Humas Jabar merilis, Pemulangan 68 warga Jabar tersebut rencananya dilakukan dalam satu kloter, Selasa (8/10) dengan bantuan biaya dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jabar dan Daarut Tauhid  Peduli. Sementara itu, 68 orang yang dipulangkan ke tempat asalnya itu merupakan bagian dari total seribu lebih warga Jabar yang ada di Papua.

Kurang lebih seribu warga Jabar itu memiliki beragam pekerjaan, mulai dari PNS, TNI/Polri, pedagang, dan sopir. Sebagai mayoritas, warga yang bertahan baik di Kota Wamena atau Papua itu menyesuaikan imbauan Presiden RI agar warga tak perlu eksodus ke luar Wamena.

Pemulangan terhadap puluhan warga Jawa Barat menjadi bagian dari tugas Pemprov daerah ini melalui Dinas Sosial dan JQR untuk membantu pemerintah pusat dalam mengatasi masalah sosial dan kemanusiaan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dodo Suhenda, berharap mereka yang memilih pulang bisa mendapatkan fasilitas untuk modal kerja setelah kembali ke tempat asalnya.

“Untuk pemberdayaan sepulang dari Papua, akan kami usulkan kepada Pak Gubernur untuk mendapatkan modal bantuan,” ujar Dodo.

Selain melakukan inventarisasi warga Jawa Barat, tim dari Dinas Sosial juga sudah memberikan laporan kepada gubernur terkait kondisi pengungsi di Sentani maupun Wamena. “Alhamdulillah (pengungsi) sehat. Ada partisipasi bantuan dari masyarakat Jabar di (berbagai wilayah) Papua, terutama makanan bagi mereka yang mengungsi,”katanya.***

Editor: Ayi Kusmawan

Berita Terkait

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!
BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa
Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru