Uu Ruzhanul Ulum: Badan Standarisasi Nasional Harus Gencar Promosi

Rabu, 26 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ardian Resco/dara.co.id

Foto: Ardian Resco/dara.co.id

Plh Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menginginkan adanya promosi dari BSN terhadap masyarakat dengan hadirnya kantor Layanan Teknis (KLT) Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Jabar.


DARA | BANDUNG – Menurutnya promosi tersebut harus dilakukan dengan gencar, sehingga masyarakat bisa mengetahui adanya BSN, terutama bagi para pelaku ekonomi.

“Kami menginginkan BSN bisa langsung melakukan promosi atau sosialisasi dengan gencar kepada masyarakat, sehingga pelaku ekonomi UKM dan IKM bisa mengetahui adanya BSN,” ujar Uu kepada wartawan setelah meresmikan KLT BSN, di Graha Pos Indonesia, Jalan Banda No 30, Kota Bandung, Rabu (26/2/2020).

Uu menegaskan jika setelah diresmikan namun BSN tidak bergerak, akan kurang tepat manfaatnya.
“Kalau misalnya setelah diresmikan langsung cicing, maka kurang tepat manfaat KLT BSN ini. Maka saya usulkan sosialisasi secara gencar,” tuturnya.

Menurutnya sosialisasi tersebut bisa dilakukan bersama pemerintahan, pihak swasta, kemudian dengan media, dan lain-lain.

“Kami juga mengimbau masyarakat jika sudah mendapatkan label Standart Nasional Indonesia (SNI), harus ada keberanian untuk ekspor ke luar negeri,” paparnya.

Uu mengungkapkan jika masyarakat sudah bisa ekspor ke luar negeri, maka banyak manfaat yang dapat dirasakan, diantaranya nilai rupiah bisa meningkat dan devisa bagi negara.

“Jangan jago kandang lah, harus bisa berani ekspor ke luar negeri. Jangan sampai kita berkutat di Jabar saja, sementara peluang ke luar negeri sudah ada,” tegasnya.

Pihaknya juga mengingatkan BSN untuk melakukan sosialisasi kepada pelaku UKM dan IKM bagaimana caranya melakukan ekspor ke luar negeri. “Karena ini berplat merah, berarti sama tugasnya dengan kami sebagai Pemprov Jabar. Tidak hanya orientasi pendapatan saja, tapi harus ada orientasi untuk memajukan masyarakat Jabar,” pungkasnya.***

Wartawan: Ardian Resco | Editor: denkur

 

Berita Terkait

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!
BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa
Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru