Covid-19 Pengaruhi Penurunan Anggaran, Dinas BMPR Jabar Tetap Jalankan Proyek

Selasa, 23 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat, A. Koswara. (Foto: Ardiansyah Putra/Dara.co.id)

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat, A. Koswara. (Foto: Ardiansyah Putra/Dara.co.id)

“Jadi APBD murni yang dialokasikan untuk Bina Marga di angka Rp1,6 triliun. Lalu pergeseran akhir untuk belanja langsung tersisi di 23,9 persennya,” kata Koswara.


DARA | BANDUNG – Dampak pandemi Covid-19 juga berdampak besar kepada infrastruktur dan pembangunan di Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut pun memengaruhi terhadap penurunan anggaran pada Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jabar.

Kepala Dinas BMPR Provinsi Jabar, A. Koswara mengatakan, penurunan anggaran terjadi setelah adanya refocusing dan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 yang difokuskan untuk penanganan Covid-19.

“Jadi APBD murni yang dialokasikan untuk Bina Marga di angka Rp1,6 triliun. Lalu pergeseran akhir untuk belanja langsung tersisi di 23,9 persennya,” kata Koswara saat melakukan konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (23/6/2020).

Koswara menjelaskan, anggaran belanja langsung Dinas BMPR berada pada angka Rp1,5 triliun menjadi Rp371 Miliyar. Sehingga menurutnya, hal tersebut berpengaruh terhadap target kerja yang akan dilakukan oleh Dinas BMPR.

“Awalnya target kerja kita dialokasikan untuk pemeliharaan jalan dan jembatan. Sedangkan untuk peningkatan jalan target awal kita untuk 68,29 kilometer pada 2020 menjadi 3,1 kilometer. Jadi perubahannya ini cukup jauh setelah dilakukannya refocusing,” terangnya.

Kendati demikian, Koswara mengaku bahwa masih ada empat proyek Dinas BMPR yang masih berjalan pada tahun ini. “Pertama fly over di Jalan Jakarta dan Jalan Laswi karena ini program lanjutan dan akan kita fokuskan untuk selesai,” tuturnya.

Dua proyek yang masih berjalan selanjutnya, lanjut Koswara, ada jembatan di wilayah Leuwigajah dan ruas jalan Baros di Kota Cimahi sepanjang 3,1 kilometer yang di akibatkan bencana jalan amblas.

“Untuk pengerjaan di Leuwigajah akan dilakukan bertahap. Tahap 1 dikerjakan pada tahun ini dan tahap 2 tahun 2021,” jelasnya.***

 

Editor: Muhammad Zein

Berita Terkait

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025
BAZNAS Jabar Salurkan Paket Munggahan untuk Kurir Pos, PT Pos Ajak Karyawan Berinfak
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Rabu 26 Februari 2025
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 26 Februari 2025
Waduh, Banyak Remaja di Kabupaten Bandung Terjerat Narkoba, Bikin Miris Ketua TP PKK
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Selasa 25 Februari 2025
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Selasa 25 Februari 2025
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 06:31 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Rabu, 26 Februari 2025 - 11:09 WIB

BAZNAS Jabar Salurkan Paket Munggahan untuk Kurir Pos, PT Pos Ajak Karyawan Berinfak

Rabu, 26 Februari 2025 - 06:12 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Rabu 26 Februari 2025

Rabu, 26 Februari 2025 - 06:09 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 26 Februari 2025

Selasa, 25 Februari 2025 - 11:53 WIB

Waduh, Banyak Remaja di Kabupaten Bandung Terjerat Narkoba, Bikin Miris Ketua TP PKK

Berita Terbaru