Pilkada 2020, Pemkab Bandung Anggarkan Rp 139,93 Miliar

Kamis, 16 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kabupaten Bandung, Teddy Kusdiana saat mengikuti acara Sawala Politik Pikiran Rakyat Pilkada Jabar 2020 melalui video conference di Bale Riung Soreang, beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Pemkab Bandung)

Sekda Kabupaten Bandung, Teddy Kusdiana saat mengikuti acara Sawala Politik Pikiran Rakyat Pilkada Jabar 2020 melalui video conference di Bale Riung Soreang, beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Pemkab Bandung)

“Pilkada 2020 berlangsung di tengah kondisi AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru), sehingga diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di setiap tahapan. Kalau pelaksanaannya terus ditunda, wabah juga belum tentu akan selesai, tidak efisien dari segi waktu,” kata Teddy Kusdiana.


DARA | BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyatakan siap menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 9 Desember 2020 mendatang. Kesiapan ditunjukkan salah satunya dengan penyediaan anggaran, dengan jumlah total Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebesar kurang lebih Rp 139,93 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Teddy Kusdiana mengatakan, dari total NPHD tersebut, diperuntukkan bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sekitar Rp 99,032 miliar, untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekitar Rp 28,9 miliar, dan tambahan hibah sekitar Rp 12 miliar untuk penyelenggaraan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bagi aparat keamanan.

“Selain itu, Pemkab Bandung juga telah membentuk desk pilkada melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Bandung Nomor 131/ Kep.130-Tapem/2020 Tentang Pembentukan Desk Pemilihan Kepala Daearah Dan Wakil Kepala Daerah Bupati Dan Wakil Bupati Bandung Tahun 2020,” ujar Teddy saat mengikuti acara Sawala Politik Pikiran Rakyat Pilkada Jabar 2020 melalui video conference di Bale Riung Soreang, beberapa waktu lalu.

Mengutip pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, lanjut sekda, pelaksanaan pilkada seolah dipaksakan di tengah situasi wabah covid-19.

“Pilkada 2020 berlangsung di tengah kondisi AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru), sehingga diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di setiap tahapan. Kalau pelaksanaannya terus ditunda, wabah juga belum tentu akan selesai, tidak efisien dari segi waktu,” katanya.

Di samping itu, banyaknya kepala daerah yang habis masa jabatannya, membuat pengambilan keputusan atau kebijakan suatu daerah tidak akan maksimal, bila terlalu lama dipegang oleh pejabat sementara. “Jadi pelaksanaan pilkada ini sangat penting dilakukan,” ucap Teddy.

Sementara terkait pembengkakan biaya untuk penerapan protokol kesehatan, urainya, pemerintah pusat akan mengalokasikan anggaran dari sisi pengadaan Alat Pelindung Diri (APD).

“Pusat akan mengalokasikan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) untuk pengadaan APD di seluruh TPS (Tempat Pemungutan Suara). Kami berharap, meskipun diselenggarakan dalam masa pandemi, penyelenggaraannya nanti akan lancar dan sukses. Kami juga berharap tingkat partisipasi pemilih bisa meningkat, dari perkiraan 2,4 juta hak pilih di Kabupaten Bandung,” harap Teddy.***

 

Editor: Maji

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Tentukan Awal Ramadan, MUI Gelar Sidang Isbat Jumat 28 Februari 2025
Jelang Ramadan, Polresta Cirebon Gencarkan Razia Miras
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:45 WIB

Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:40 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:36 WIB

Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Berita Terbaru