Lagu Balada Syahdu Niki “Lose” Dirilis Hari Ini

Kamis, 13 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Hari ini, 13 Aguatus 2020, vokalis, penulis lagu, multi-instrumentalis dan produser Indonesia, Niki merilis “Lose”, single ketiga dari album debutnya yang akan datang Moonchild, via 88rising, didistribusikan  12Tone Music.


“Lose” membawa pendengar ke Tahap 2 dari alegori sonik album. Single ini bercerita tentang hubungan Niki yang bergejolak dengan penciptanya, ‘The Moon’.

Hubungan mistis mereka dan ikatan emosional yang kuat membuat pemisahan di antara mereka menjadi pertempuran yang sulit.

Melalui “Lose”, pendengar mengalami pengkhianatan konflik Niki, saat ia akhirnya kehilangan cahaya saat ia menghadapi ketegangan untuk ‘The Moon’ (representasi dari warisan Niki dan tanah airnya).

Untuk melengkapi single tersebut, Niki juga telah merilis video musik “Lose” hari ini. Disutradarai Tom Teller. Video musik tersebut menyoroti konflik fisik dengan bayangan Niki yang melambangkan ‘Bulan’.

Berbicara tentang “Lose”, Niki menyatakan, “Lose adalah balada intim yang mencatat dialog internal yang terjadi ketika seseorang mencapai titik kritis dalam hubungan yang kacau. Kami melakukannya dalam sekali pengambilan (one take ok), hanya saya dan piano di kamar. Di sini kita melihat Moonchild berbicara kepada walinya, The Moon, dalam momen pengkhianatan yang rentan.”

Sepuluh lagu Moonchild adalah album konsep ambisius yang menelusuri perjalanan Niki sendiri sambil mengangkat tema universal tentang identitas dan pemberdayaan.

Sebuah alegori sonik, Moonchild menerangi jalur linier eksplorasi kaum muda melalui tiga fase bulan: bulan sabit (kepolosan, keingintahuan, embarking), setengah bulan/gerhana (kehilangan harapan, kekecewaan) dan bulan purnama (penemuan diri, kekuatan).

Album itu sendiri menawarkan eksplorasi, memasukkan struktur lagu triptychnya dengan gaya eklektik-R&B, pop, urban, punk, country-dari balada stripped piano hingga lagu kebangsaan yang diatur dengan indah.

Dua tahun penuh dalam pembuatan, Moonchild telah mempertemukan Niki dengan kolaborator seperti produser/penulis Jacob Ray, kolektif produser Bekon & the Donuts (Kendrick Lamar, SZA), dan produser Montreal Pomo (Anderson, Paak, Mac Miller), yang dikreditkan pada produksi tambahan di “Selene”.

Tentang Niki

Pada usia 15 tahun ia membuka penampilan untuk konser Taylor Swift. Empat tahun kemudian Complex memanggilnya sebagai salah satu dari “Best New Artist” tahun 2018.

Sekarang, pada usia 21, vokalis, penulis lagu, multi-instrumentalis dan produser Indonesia Nicole Zefanya, yang lebih dikenal sebagai Niki, melewati ambang batas kreatif baru dengan album full-length pertamanya, Moonchild.

Mendapat pujian kritis luas sejak EP terobosannya, Zephyr, Niki telah memupuk penggemar di seluruh dunia dengan suaranya yang ekspresif, penulisan lagu pribadi, dan seni yang mengaburkan genre, menjadi simbol yang hidup dan pendukung bagi generasi seniman musik Asia.

Meraih posisi di banyak tangga lagu, dari Spotify (mis, Top Hits Indonesia, Trending Tracks, Teen Hits) hingga Apple Music (mis, Today’s Chill, Best of the Week), Niki terus mengumpulkan banyak penggemar yang setia, tercermin pada 370+ juta stream Spotify, lebih dari 1 juta pengikut Instagram, serta 166.000+ subscriber YouTube.

Dengan warisan Indonesia-nya yang penting bagi kisahnya, ia merasakan “tanggung jawab sosial yang mewakili seniman Asia, terutama sebagai panutan bagi anak perempuan.

“Untuk calon talenta Asia dan Asia Amerika yang bertujuan untuk mendobrak norma-norma budaya dan mengatasi kurangnya perwakilan Asia dalam industri musk global, Niki membuktikan bahwa impian tertinggi memang dalam jangkauan.”***

Editor: denkur

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Tentukan Awal Ramadan, MUI Gelar Sidang Isbat Jumat 28 Februari 2025
Jelang Ramadan, Polresta Cirebon Gencarkan Razia Miras
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:40 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:36 WIB

Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:55 WIB

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025

Berita Terbaru