Butuh Kontribusi Masyarakat, Pemkot Terus Berupaya Kembangkan Potensi Warga

Rabu, 2 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana (Foto: Istimewa)

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana (Foto: Istimewa)

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengklaim, Pemerintah Kota Bandung selalu berusaha mengembangkan potensi yang dimiliki warganya.


DARA | BANDUNG – Namun, Pemkot Bandung sangat membutuhkan kontribusi dari masyarakat untuk mengembangkannya.

Yana sangat mengapresiasi jika ada lembaga atau organisasi yang mau membantu mengembangkan potensi warga Kota Bandung, termasuk kepada anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Bandung.

Hal itu yang dilakukan Free and Safe Indonesia Foundation (Yayasan Bebas Selamat Indonesia) dalam membantu anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Bandung agar dapat menyesuaikan diri kembali dengan kehidupan di masyarakat.

“Tinggal mungkin dari yayasan bisa membimbing dan kami dari Pemkot juga bisa membantu baik dengan pelatihan, penyuluhan dari dinas terkait dengan memanfaatkan potensi yang ada,” kata Yana, saat audiensi dengan Yayasan Bebas Selamat Indonesia, di Balai Kota Bandung, Rabu (2/11/2020).

Menurut Yana, salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu melalui olahraga. Voli dan futsal merupakan bahasa yang universal. Para anak-anak binaan pun bisa juga melakukannya bersama-sama dengan orang-orang yang berbeda latar belakangnya.

“Harapannya orang-orang yang pernah di dalam itu kan ada yang minder, jadi memang harus bertransisi. Mudah-mudahan di olahraga mereka bisa menemukan jalan terbaik untuk masa depannya,” ujarnya.

Perlu diketahui, Yayasan Bebas Selamat Indonesia didirikan oleh Jorge dan Caron Marquez pada Juni 2018.

Yayasan ini membantu orang dewasa muda yang telah bebas dari penjara, dengan membangun rumah transisi. Hal itu agar anak-anak mendapatkan bantuan dan sumber daya yang diperlukan untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar penjara.

Selain itu, Yayasan ini membantu mereka menemukan pekerjaan dan menyelesaikan studi mereka. Anak-anak pun dapat belajar nilai-nilai kehidupan positif dan berpartisipasi dalam kelas keterampilan hidup. Salah satunya dengan olahraga, yakni futsal dan voli.

Pendiri Yayasan Bebas Selamat Indonesia, Jorge Marquez bertujuan ingin membantu para anak-anak binaan agar dapat melakukan proses transisi dari dalam ke luar penjara.

“Kami membuat rumah transisi sebagai ruang untuk mereka belajar, seperti bahasa inggris dan komputer. Dan pendidikan mereka pun kami tuntut agar bisa lulus SMA/SMK. Di dalam LPKA kami membantu motivasi mereka dengan olahraga,” katanya.

Yayasan Bebas dan Selamat Indonesia pun memiliki rencana untuk membuat turnamen futsal yang diikuti oleh anak-anak binaan dan siswa sekolah. Lewat turnamen itu mereka bisa saling membagikan pengalaman agar menjadi motivasi dan meningkatkan kesadaran.

“Mungkin karena sekarang masih pandemi Covid-19 jadi agak susah melaksanakannya. Keinginan kami agar anak-anak yang di luar penjara memiliki kesadaran agar tidak melakukan sesuatu yang bisa membuatnya masuk penjara, dan yang dari dalam memiliki motivasi bisa berbaur kembali di luar,” ujarnya.

“Dengan kedatangan ini pun kami harap Pemkot bisa membantu Yayasan dalam bentuk dukungan atau memberikan rekomendasi ke perusahaan yang punya program CSR untuk membantu anak-anak binaan yang menjalani transisi ke kehidupan normal bersama masyarakat,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Eddy Marwoto menilai, kegiatan yang dilakukan Yayasan Bebas Selamat Indonesia juga ada kaitan dengan Dispora, sehingga kedepan ada beberapa hal yang bisa disinergikan.

“Kita ada pembinaan-pembinaan yang masuk kategori pemuda. Ada semacam pelatihan, pembinaan, penyuluhan atau edukasi yang sifatnya menciptakan para pemuda memiliki skill, smart, dan mandiri. Dari faktor infrastruktur, ada juga beberapa sarana olahraga yang bisa disinergikan,” ujarnya.

“Kita pun pernah bekerja sama dengan LPKA dalam Liga Pendidikan Indonesia yang diikuti anak-anak binaan juga. Tinggal nanti dengan jaringan yang ada, mana-mana saja yang bisa dikerjasamakan,” imbuhnya.***

Editor: denkur

Berita Terkait

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah
Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah
Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru