Kabupaten Bandung Barat kembali menyelenggarakan penyuntikan vaksin Sinovac putaran dua yang diberikan pada pelayan publik.
DARA – Jumlah vaksin yang diperuntukan para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, Tenaga PTT, pelaku ekonomi pada putaran dua untuk penyuntikan pertama ini sebanyak 13.000-an.
Sekretaris Dinas Kesehatan KBB Nanang Ismantoro menyatakan meski sempat menuai polemik tentang penggunaan vaksin sinovac, namun tidak mengurangi antusias masyarakat untuk disuntik.
“Malahan yang belum waktunya juga, sudah banyak nanyain,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/3/2021)
Pemberian vaksin putaran pertamapun, melebihi dari perkiraan, yakni sekitar 4.000-an lebih dari jumlah awal 3.960-an.
Vaksin ini diberikan untuk tenaga kesehatan dan sejumlah pejabat publik KBB.
Untuk pelaksanaannya, bagi ASN dan jirnalis secara tekhnis di lingkungan Pemda KBB. Sedangkan unsur publik lainnya diserahkan ke Puskesmas masing-masing.
“Kita juga memberdayakan klinik-klinik swasta. Karena kan sasarannya, lebih banyak dari kemarin,” kata Nanang.
Pemberian vaksin putaran kedua ini, ditargetkan rampung Maret sekarang dengan melanjutkan suntikan kedua. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian vaksin putaran ketiga, sasarannya masyarakat umum.
Hanya saja, Nanang belum bisa menyebutkan pelaksanaan putaran ketiga harinya. Kata dia, akan dilaksanakan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin dari pusat.
Disinggung tentang efektifitas vaksin tersebut terhadap penyebaran Covid-19, kata Nanang hingga kini masih belum terlihat.
“Masih belum bisa dilihat karena, walaupun kita sudah vaksin, resiko terpapar itu masih tetap ada. Makanya prokes harus tetap dilaksanakan,” jelasnya.***
Editor: denkur