Bantu Warga Perbatasan, Operasi Pasar Murah Digelar di Enam Kecamatan

Sabtu, 8 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar murah di enam kecamatan di Kabupaten Bandung (Foto: humas Pemkab Bandung)

Pasar murah di enam kecamatan di Kabupaten Bandung (Foto: humas Pemkab Bandung)

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di enam kecamatan, yaitu Nagreg, Kertasari, Pacet, Pangalengan, Rancabali dan Cimenyan.


DARA – Launching OPM dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Kantor Kecamatan Bojongsoang, Sabtu (8/5/2021).

“Operasi pasar murah ini digelar, tentunya untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan di masa pandemi covid-19 ini,” ujar Bupati Dadang Supriatna.

Pelaksanaan di enam kecamatan tersebut dimaksudkan untuk membantu masyarakat yang berbatasan dengan kabupaten kota lain dan jauh dari wilayah perkotaan.

Dalam OPM tahun ini, disperindag hanya menyediakan 8.700 paket  terdiri dari 5kg beras, 2 liter minyak goreng dan 2 kg gula pasir.

“Dengan alokasi APBD yang terbatas saat ini, 8.700 paket pasti masih kurang. Harus dimapping idealnya menyediakan berapa paket, mengingat jumlah penduduk kita mencapai 3,7 juta jiwa atau sekitar 1 juta KK. Saya akan minta Disperindag berkoordinasi dengan pihak Bulog, untuk menggelar OPM di kecamatan lainnya,” tandas bupati yang akrab disapa Kang DS itu.

Dalam program OPM itu, masyarakat hanya membayar setengah dari harga normal. Untuk harga per paket, biasanya dipatok harga Rp.150 ribu. Namun warga hanya membayar sebesar Rp.75 ribu saja.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kabupaten Bandung, Marlan menyatakan, ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) selama bulan suci dan menjelang lebaran sudah dikoordinasikan dengan Bulog dan pihak lainnya.

“Kita terus pantau ketersediaan dan harganya di pasaran, yang biasanya saat lebaran itu harga melonjak. Dengan adanya pemantauan dan OPM, itu biasanya ketersediaan pangan dan harganya lebih stabil,” pungkas Marlan yang juga sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag itu.***

Editor: denkur

Berita Terkait

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah
Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah
Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru