Akademisi Uninus: Politik Uang Pemilu Bisa Diatasi Ketika Masyarakat Berani Menolak

Kamis, 16 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politik uang di Pemilu 2024 masih jadi topik menarik untuk didiskusikan.


DARA | Seperti dalam diskusi kecil yang digelar Bawaslu Kabupaten Bandung Barat di ruang rapat Bawaslu KBB, Komplek Permata, Kamis (16/2/2023)

Diskusi yang menghadirkan nara sumber Wakil Dekan 3 Fakultas Hukum, Universitas Islam Nusantara (Uninus) Ahmad Jalaludin ini, membahas tentang Peran Masyarakat Desa dalam Pengawasan Kualitas Partisipasi Pemilih Untuk Pemilu Serentak Tahun 2024.

Pada salah satu bahasan, Ahmad mengupas tentang salah satu titik rawan Pemilu tahun 2024 adalah politik uang dan penyalahgunaan anggaran.

Menurutnya, politik uang bisa diatasi ketika mentalitas masyarakatnya sudah berani menolaknya.

Memang bukan hal mudah, bagi masyarakat untuk menolak politik uang tersebut. Akan tetapi masyarakat tetap harus disadarkan jika pemilu itu, bukan hanya sekedar mencoblos.

“Pemilu itu akan ada dampak buat masyarakat untuk perubahan kehidupan ke depannya. Oleh karena itu, mari kita ajarkan ke masyarakat untuk menolak (politik uang),” tutur Ahmad.

Ia juga menegaskan, politik uang merupakan mentalitas seseorang. Untuk meluruskan kembali mentalitas itu, negaralah yang punya tanggung jawab.

Peran Bawaslu dalam konteks politik uang, hanya melakukan penindakan ketika ada pengaduan masyarakat atau melakukan upaya preventif dengan mengajak masyarakat untuk pengawasan partisipatif.

Upaya yang dilakukan Bawaslu tersebut, untuk menjawab sikap apatis dan pesimis masyarakat terhadap Pemilu mendatang.

“Saya kita, kenapa masyarakat apatis terhadap pemilu, karena tidak digugah. Nah, Bawaslu mencoba membangun pengawasan partsipatif ini, untuk membangun kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, menjawab pertanyaan peserta tentang perlindungan bagi pelapor untuk kasus pelanggaran pemilu, seperti politik uang, Divisi Penanganan Pelanggaran, Bawaslu KBB Ai Wildani Sri Aidah angkat bicara.

Menurutnya, hingga saat ini Bawaslu belum melakukan kerja sama dengan LPSK sebagai perlindungan bagi pelapor atau saksi dalam tindakan pelanggaran pemilu.
.
“Yang punya kewenangan untuk MoU dengan LPSK ini adalah Bawaslu pusat. Sampai sekarang belum ada (MoU),” katanya.

Meski demikian, untuk saksi atau pelapor, Bawaslu tetap memberikan perlindungan dengan menyembunyikan identitasnya.

Hal yang perlu dipahami masyarakat sambung Ai, sebelum melakukan pelaporan, masyarakat juga harus punya keberanian menolak politik uang ini.

“Harus ada keberanian dari masyarakat, untuk menolaknya. Dan juga harus berani melaporkan ketika ada pelanggaran, seperti politik uang,” ujarnya.

Editor: denkur

Keterangan gambar: Bawaslu KBB saat mengundang sejumlah peserta untuk pengawasan partisipatif masyarakat pemilu (Foto: Istimewa)

Berita Terkait

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!
BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa
Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru