Logo
Internasional

Bagi Mereka Bantuan Ini Jadi Penguat Harapan di Tengah Kondisi Hidup yang Serba Terbatas

Amanah Donatur untuk Palestina Menembus Gaza Lewat Yordania

Bagi Mereka Bantuan Ini Jadi Penguat Harapan di Tengah Kondisi Hidup yang Serba Terbatas
Ketua Yayasan Daarul Qur’an Nusantara, Ustadz Muhammad Anwar Sani menyerahkan bantuan kepada warga Gaza di kawasan Wihdat, Yordania. Rabu (20/8/2025).(Foto: Ist)

Distribusi paket makanan di Wihdat ini bagian dari penyaluran amanah dana kemanusiaan dari donatur Laznas PPPA Daarul Qur’an dan masyarakat Kota Tangerang juga Banten.


DARA| Suasana penuh haru menyelimuti pembagian bantuan kepada para pengungsi Palestina yang tinggal di kawasan Wihdat. Camp ini salah satu kantong pengungsian terbesar di perbatasan Yordania.

Tampak anak-anak dan keluarga pengungsi berbaris rapi menerima bingkisan berisi kebutuhan pokok dan makanan siap santap. Bagi mereka, bantuan ini menjadi penguat harapan di tengah kondisi hidup yang serba terbatas. Suasana yang membuat miris hati ini terjadi pada hari pertama bantuan dari Yayasan Daarul Qur’an Nusantara, Rabu (20/8/2025).

Seperti disampaikan Ketua Yayasan Daarul Qur’an Nusantara, Ustadz Muhammad Anwar Sani dalam rilisnya  yang diterima redaksi dara.co.id. Ia menjelaskan, bantuan pada hari pertama diberikan kepada para pengungsi Palestina yang tinggal di kawasan Wihdat. Camp ini salah satu kantong pengungsian terbesar di perbatasan Yordania.

“Di hari pertama, sebanyak 250 paket dalam bentuk food box dan hot meals dibagikan kepada rakyat Palestina. Food box yang berisi paket makanan diberikan kepada wanita, orang tua dan anak-anak untuk memenuhi kebutuhkan pangan keluarga mereka,” ujarnya.

Distribusi paket makanan di Wihdat ini bagian dari penyaluran amanah dana kemanusiaan dari donatur Laznas PPPA Daarul Qur’an dan masyarakat Kota Tangerang juga Banten.

Bagi para pengungsi yang antre di bawah terik matahari, bantuan itu mungkin hanya bertahan beberapa hari. Namun bagi hati mereka, ingatan akan saudara jauh di Indonesia yang menolak membiarkan Palestina dilupakan, akan bertahan jauh lebih lama.

Misi kemanusiaan berlanjut pada hari kedua Kamis (21/8/2025). Kali ini tim dari Yayasan Daarul Qur’an Nusantara menyalurkan bantuan di Camp Jabal Nahdif, Amman, Yordania. Disini delegasi Aksi Kemanusiaan untuk Palestina mendistribusikan 250 paket pangan dan hot meal.

Tim juga menyiapkan bantuan tahap berikutnya untuk dikirim melalui udara (air drop) dengan dukungan Uni Emirat Arab dan Kerajaan Yordania agar bisa menembus blokade Gaza. Sebelum kembali, delegasi mengunjungi King Hussein Cancer Center untuk memberikan santunan bagi anak-anak Palestina penderita kanker.

Suasana saat Tim  Kemanusiaan dari Yayasan Daarul Qur’an Nusantara menyerahkan bantuan kepada warga Gaza Palestina, Rabu (20/8/2025) pagi.(Foto: Ist)
 

Ustadz Muhammad Anwar Sani menjelaskan total bantuan yang diberikan yakni 500 food box dan hot meals, 100 selimut dan 100 santunan untuk penyintas Palestina di Yordania. Serta 768 paket pangan yang akan dikirim melalui ke Jalur Gaza.

Anwar Sani yang juga Rektor Institut Daarul Qur’an, menegaskan aksi kemanusiaan ini bukan sekadar distribusi bantuan, tetapi juga pengingat kepedulian harus terus menyala.

“Warga pengungsi menyambut gembira uluran tangan dari Indonesia. Senyum anak-anak yang memeluk bingkisan mereka menjadi tanda bahwa meski jauh, kepedulian umat Islam Indonesia sampai ke hati mereka. Semoga langkah kecil ini menjadi energi besar untuk terus menguatkan persaudaraan lintas batas,” tegasnya.

Dijelaskan, Tim Kemanusiaan dari Yayasan Daarul Qur’an Nusantara berangkat dari tanah air Selasa (19/8/2025). Kemudian berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Palestina dan Yordania di Rabu (20/8/2025) pagi.

Delegasi Aksi Peduli Palestina Laznas PPPA Daarul Qur’an bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang melanjutkan misi kemanusiaan untuk menyampaikan bantuan amanah donatur untuk rakyat Palestina.


Editor: Maji