Logo
Featured Image
Foto: istimewa
Bandungraya

Bupati Bandung Barat Secara Simbolis Serahkan Bantuan Insentif Ketua RT/ RW, Total Anggaran Mencapai Rp16 Miliar

Jurnalis
Wartawan Heni Suhaeni
Editor Denkur 25 Mei 2026

DARA| Pemkab Bandung Barat pada tahun 2026 menggelontorkan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk insentif 9.217 Ketua RT dan 2.448 Ketua RW yang tersebar di 16 kecamatan meliput 165 desa se-KBB.

Masing-masing Ketua RT per triwulannya  akan memperoleh Rp300 ribu dan Ketua RW Rp600 ribu, belum dipotong pajak.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail didampingi Wakil Bupati, Asep Ismail secata simbolis menyerahkan bantuan kepada beberapa perwakilan Ketua RT/RW yang berada di wilayah Kecamatan Saguling, Padalarang dan Ngamprah di Ballroom, Gedung B Komplek Perkantoran KBB-Ngamprah, Senin (25/5/2026).

Ia menyatakan, jika selama ini Ketua RT/ RW sebagai ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Mereka berjibaku memberikan pelayanan kepada masyarakat, mulai layanan administrasi, keamanan lingkungan, mengatasi persoalan sosial hingga kegiatan gotong royong 

Jeje juga mengatakan jika Ketua RT/ RW memiliki posisi strategis dalam menjaga kondusitas dan keberlangsungan pembangunan di tengah-tengah masyarakat.

Oleh karena itu, Pemkab Bandung Barat mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas dedikasi mereka selama ini.

"Pada kesempatan ini, saya atas nama Pemkab Bandung Barat menyampaikan apresiasi atas kerja kerasnya dalam membantu penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut Jeje mengatakan, jika program penyaluran tambahan insentif bagi Ketua RT/ RW tersebut, merupakan salah satu perwujudan Visi dan Misi Bandung Barat Amanah.  

Selain itu, program inipun menjadi bagian dari 32 program prioritas Pemkab Bandung Barat dalam era kepemimpinannya, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, Dudi Supriadi menyebut bantuan kepada Ketua RT/ RW ini, merupakan bantuan tambahan,  yang mereka terima dari desanya masing-masing. 

Selama ini, mereka memperoleh bantuan rutin dari desa sesuai dengan kemampuan masing-masing

"Sampai tadi pagi sekitar puk 09.00 pagi, saya cek sudah ada 11 desa yang mencairkan dana itu. Yang lainnya masih berproses, bergantung pada sub sistem yang ada," jelasnya.

Sistem pencarian anggaran bantuan Ketua RT/RW ini disalurkan melalui desa masing-masing per triwulan. Pencairan kali ini, untuk triwulan pertama yakni Januari-Maret 2026.

Sedangkan untuk triwulan 2, akan diupayakan paling lambat awal Juli mendatang. Masing-masing per triwulan dicairkan sebesar Rp4 miliar dari total Rp16 miliar.

Terkait pertanyaan para Ketua RT/ RW bahwa insentif itu belum ada penambahan dari tahun sebelumnya, Dudi menyatakan, karena efisiensi anggaran.

"Belum, belum ada tambahan
 Masih Rp100 ribu per bulan untuk Ketua RT dan Rp200 ribu per bulan untuk Ketua RW. Kita salurkan per triwulannya Rp300 ribu untuk RT dan Rp600 ribu buat RW," pungkasnya.***

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca

Anah suryanah 29 May 2026, 17:17

Kalau di Bekasi utara insentifnya bukan masuk rekening pribadi tapi rekening bank BJB seperti uang operasional dan baru 2 kali dapat sebesar 750k kdli 3 bulan jd ambil nya harus berdua dgn bendahara apakah itu operasional ataukah insentif atau judulnya aja insentif Krn yg sebulan 300k belum pernah

Bagud 28 May 2026, 10:41

Kapan maju nya garis depan pun ga sejahtera

Ngemek 27 May 2026, 11:50

Di tempat kita malah pada kaya2 tuh pada akeh nemen duite

Sorotai 27 May 2026, 06:10

Ditempat saya RT.2,5 juta/RW.3 Juta./Bulan. Kelihatan sekali tuh Pemkab Bandung Barat gak niat, cuma basa-basi. Mikirrr...!!!

Bapet 27 May 2026, 05:37

Harus y gaji pendukung pemerintah dari presiden dan sampe rt sesuai umr atau umk namun apabila ada warga yang mati akibat kelaparan, tidak bisa sekolah tidak bisa berobat faktor miskin. Maka mereka bertanggung jawab penuh, dan kalau bisa di pidanakan di mana titik salah y apa kerja mereka atau atasan mereka yang tidak respon.karena sudah di gaji sesuai, pasti mereka tiap hari keliling desa monitoring bila perlu cekrol sistem aplikasi kaya seolah kerja
Gimana rt rw mau bekerja ke masyarakat , kalau di gaji cuman segitu di jaman sekarang dengan penghasilan seperti dapat apa,

Martadinata 26 May 2026, 21:35

Insentif sudah kecil, gimana kalau RT RW tidak ada, langsung yg mengelola orang desa, mungkin lebih bagus

Alek 26 May 2026, 14:48

Alhamdulillah,,walau pun nilainya kecil semangat terus yaa para ketua rt/rw se KBB.
Klo didaerah sy kab.bekasi per triwulan rt/rw dapat 3 juta

Suwardi 26 May 2026, 11:10

Masih mending meunang sebulan 100. di kab. Kuningan RT RW setahun 500

Ermanto 26 May 2026, 10:13

Ini bukan program baru, tambahan insentif RT RW sudah berjalan sejak tahun 2017 yg di salur kan melalui Kecamatan

Darma Sdr 26 May 2026, 09:24

Hrs disyukuri, tapi jgn berharap banyak ke RT/RW kerja kreatif bla bla bla kyk profesional, paling habis buat foto copy, bensin dll masih ada yg mau jd RT/RW sj udah untung

Agus sm 26 May 2026, 07:26

Ari insentif can kaluar riweuh,Ari gawe na loba anu cimunun, RT Jeung RW mah, tuh riweuh mah ku saya di perhatikeun para kader PKK anu Aya di desa, coba oleh bupati perhatikan.

Iwan Fuad 26 May 2026, 05:12

RT/RW ditempat ku tidak kreatif, tidak punya inisiatif sama sekali. hanya tiap bulan narik iuran, Hari raya serta 17 Agustus. Laporan keuangan pun tdk ada

Yana 26 May 2026, 01:58

Kalau sudah didemo baru insentif dicairkan kayanya kalau RT dan RW se Kabupaten Bandung Barat ga demo kayanya insentif ga akan dicairkan!!