Logo
Featured Image
Bupati Bandung Dadang Supriatna (kedua dari kiri), saat Road Show Rapat Koordinasi Koperasi Desa Merah Putih ke beberapa kecamatan, Rabu (7/10/2025).(Foto: maji/dara)
Bandungraya

Bupati Bandung Ingatkan Kades dan Ketua Koperasi Merah Putih harus Jeli Menangkap Peluang

Perintahkan Pengurus KDMP Aktif Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Jurnalis
Wartawan Maji
Editor Tim Redaksi 8 Oktober 2025

Tidak ada alasan bagi MBG menolak kerja sama dengan KDMP dalam pengadaan 29 jenis kebutuhan pokok untuk dapur MBG.


DARA| Koperasi Desa Merah Putih yang sudah aktif dan produktif bisa kerja sama dengan pengelola dapur MBG dalam pengadaan 29 jenis kebutuhan pokok.  Kolaborasi ini bentuk dukungan terhadap program strategis nasional yang digagas Prabowo Subianto.

Hal itu dipaparkan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Road Show Rapat Koordinasi Koperasi Desa Merah Putih ke Kecamatan Soreang, Cangkuang, Kutawaringin, Margaasih, Katapang, Dayeuhkolot, dan Margaasih, Rabu (7/10/2025). 

Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Kepala Diskominfo, Teguh Purwayadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Didin Syahidin, serta beberapa kepala perangkat daerah.

Dalam kegiatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu berdialog dengan para kepala desa dan pengurus KDMP untuk menampung aspirasi, masukan, serta kendala di lapangan. 

Ia juga menyampaikan tujuan pembentukan KDMP yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Tidak ada alasan bagi MBG menolak kerja sama dengan KDMP dalam pengadaan 29 jenis kebutuhan pokok untuk dapur MBG,” tegas Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung.

Ia juga mengingatkan jika ada pihak, termasuk SPPG atau kepala desa, yang menghambat kerja sama dengan KDMP akan ia laporkan kepada Kepala BGN Pusat.

Menurut Kang DS, kerja sama antara KDMP dan SPPG bisa mencakup banyak hal, seperti pengadaan daging ayam, telur, ikan, tahu, tempe, susu, serta berbagai jenis sayur dan buah. 

Ia mendorong agar lahan desa yang belum dimanfaatkan bisa digunakan untuk pertanian dan warga yang gemar beternak ikan bisa dilibatkan untuk memenuhi kebutuhan MBG.

“Ketua KDMP dan kepala desa harus jeli melihat peluang. KDMP bisa menjadi wadah bagi warga untuk berproduksi dan berdaya,” ujarnya.

Selain itu, Kang DS menekankan pentingnya penataan administrasi dan penguatan organisasi KDMP.

“KDMP harus tertib administrasi dan memiliki SDM yang mumpuni. Jika tertata baik dan harga produknya bersaing, akan saya rekomendasikan untuk bekerja sama dengan SPPG,” jelasnya.

Terakhir, Kang DS juga memberi apresiasi kepada KDMP yang telah menjalankan kegiatan produktif, misalnya KDMP Desa Soreang yang bekerja sama dengan PT Pertamina untuk penjualan gas melon, dan KDMP Desa Cincin yang berinisiatif menata pedagang kaki lima di kawasan Gading Tutuka 1.

Namun, Kang DS mengingatkan agar setiap langkah tetap berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait.


Editor: Maji
 

Opini Pembaca