Logo
Featured Image
Ruang perpustakaan SMA Muhammadiyah Banyuresmi Garut di sulap menjadi ruang literasi modern dengan menghadirkan fasilitas baru untuk membangkitkan minat baca siswa (Foto:Istimewa)
Daerah

Jelang Hardiknas 2026, Perpustakaan SMA Muhammadiyah Banyuresmi Garut Disulap Jadi Ruang Literasi Modern

Wartawan Agus Andre
Editor Denkur 29 April 2026

Renovasi perpustakaan ini dilakukan selama kurang lebih dua bulan.


DARA | Menyambut Hari Pendidikan Nasional 2026, SMA Muhammadiyah Banyuresmi Garut melakukan transformasi signifikan dengan menyulap perpustakaan sekolah menjadi ruang literasi modern .

Melalui peresmian yang digelar pada 27 April 2026, sekolah bersama SITU Library menghadirkan fasilitas baru yang dirancang untuk membangkitkan minat baca siswa.

Renovasi perpustakaan ini dilakukan selama kurang lebih dua bulan, dengan fokus fokus tidak hanya pada pembaruan fisik, tetapi juga pada penguatan fungsi perpustakaan sebagai ruang belajar yang nyaman, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Perpustakaan kini dilengkapi dengan lebih 200 koleksi buku dan majalah baru, yang mencakup berbagai genre seperti fiksi dan  pengembangan diri
pengembangan diri.

Kegiatan Grand Opening dilaksanakan secara singkat dan interaktif dengan melibatkan siswa secara langsung.  Rangkaian acara meliputi pembukaan oleh pembawa acara yang merupakan Wakil Ketua Paguyuban Duta Baca Kabupaten Garut tahun 2026-2027, Salma Patimah, sambutan dari inisiator SITU  Library, prosesi peresmian, tur perpustakaan, pengumuman open recruitment Duta Baca, serta aktivitas  *Wall of Wishes" sebagai ruang aspirasi siswa.

Inisiator SITU Library, Ausie Nida Rahmatya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa inisiatif ini berangkat dari mimpi sederhana untuk menghadirkan ruang yang mendukung imajinasi dan kebiasaan membaca di kalangan pelajar.

“Saya memiliki harapan agar setiap siswa memiliki ruang untuk berimajinasi dan berkembang melalui membaca ," ujar Ausie.

Menurut Ausie, bahwa setiap orang memiliki proses masing-masing untuk dapat mencintai membaca. Langkah sederhana seperti datang ke perpustakaan, menurutnya, menjadi awal yang penting.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut  baik kolaborasi ini sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kepala SMA Muhammadiyah Banyuresmi, Dodi Misbah, menyampaikan bahwa pembaruan perpustakaan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik.

“Kami berharap perpustakaan ini dapat menjadi ruang yang mendorong siswa untuk lebih aktif membaca, berpikir kritis, dan mengembangkan potensi diri” ucapnya.

Selain menghadirkan fasilitas baru, siswa juga dilibatkan dalam pengembangan perpustakaan melalui pengisian formulir usulan buku (wishlist), sehingga koleksi yang tersedia dapat terus berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka.

Momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di  ruang kelas, tetapi juga melalui ruang-ruang literasi yang mendukung tumbuhnya kreativitas, daya pikir kritis, serta kebiasaan belajar mandiri.

Melalui pembaruan ini, SMA Muhammadiyah Muhammadiyah Banyuresmi Garut bersama SITU Library berharap perpustakaan  dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang belajar yang aman, nyaman, dan inspiratif  bagi seluruh siswa.***

Opini Pembaca