Saat ini, keenam atlet tersebut akan mengikuti Pelatnas sebagai persiapan even cukup bergengsi.
DARA| National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) siap-siap mengantarkan enam atletnya untuk bertanding di Asean Paragames XIII Tahun 2025, Thailand.
Saat ini, keenam atlet tersebut akan mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sebagai persiapan even cukup bergengsi tersebut.
"Ahamdulilah mereka sudah terpanggil untuk ikut Pelantas. Mereka atlet NPCI kita yang memang langganan ikut Asean Paragames," kata Ketua NPCI KBB Kasep Ayatulloh Muhammad Alliyasir saat dihubungi Rabu (12/11/2025).
Ia menyebutkan, keenam atlet yang akan memperkuat Tim Nasional tersebut diterjunkan pada tiga Cabang Olahraga (cabor) Atletik, Wheelchair Basket Ball, dan Tenpin Bowling.
Masing-masing, Jaenal Aripin akan berlaga di Atletik, Kasep Ayatulloh M.A dan Muhammad Rizal di Wheelchair Basket Ball, serta Dwi Widiantoro, Idrus Sutarsa dan Irwan Ridwan di Tenpin Bowling.
Kasep optimis mereka akan berhasil mempersembahkan medali untuk kemenangan timnya, mengingat prestasinya selama ini.
Jaenal Aripin, langganan Timnas sebelumnya telah memperkuat tim nasional sejak tahun 2015.
Jaenal Aripin mulai debutnya di Asean Paragames Singapura 2017, Malaysia 2018, Asian Paragames Indonesia, 2021 Paralimpiade Tokyo Jepang 2022, Asean Paragames Indonesia, 2023, Asian Paragames Cina dan Asean Paragames Kamboja dan kejuaraan kejuaraan dunia lainnya yang telah diikuti baik di Tunisa, Jepang, Qatar, Italia dan yang terakhir di India.
Kasep Ayatulloh Muhammad Alliyasir atlet basket langganan Nasional. Bahkan Kapten Timnas Wheelchair Basket Ball sejak tahun 2017 Asean Paragames Malaysia, dari 2018 Asian Para Games Indonesia, 2022 Asean Paragames Indonesia, 2023 Asean Paragames Kamboja.
Sedangkan Dwi Widiantoro, ikut Asean Paragames sejak tahun 2017. Awalnya, Dwi terjun di cabor Lawn Bowl sampai tahun 2023 Asian Paragames China. Sekarang Dwi terjunj di cabor Tenpin Bowling.

Enam atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperkuat kontingen Indonesia di Asean Paragames XIII Tahun 2025, Thailand.(Foto: heny/dara)
Bantuan Anggaran Sangat Minim
Kemudian Muhammad Rizal, atlet pendatang baru, pada tahun 2024 terpanggil oleh kontingen Jabar untuk memperkuat Tim Jabar dalam Exibisi Cabor Wheelchair Basket Ball dan sekarang terpanggil oleh Tim Nasional Whellchair Basketball.
Idrus Sutarsa, tahun ini panggilan pertama baginya masum di Timnas. Sebelumnya Idrus adalah atlet prestasi peraih medali di ajang Nasioanal yakni Peparnas di Cabang Olahraga Tenpin Bowling. Pada even tersebut Idrus berhasil meraih nilai terbaik di kelas TPB 9, melalui seleksi yang dilaksanakan di Jakarta
Atlet lainnya, yang masuk Pelatnas tersebut adalah Irwan Ridwan. Siap berlaga do Paragames Thailand, merupakan pengalaman pertama baginya.
Sebelumnya Irwan merupakan atlet sejak tahun 2010 telah berprestasi di tingkat Daerah Jawa Barat yakni Peparpeda serta Peparpenas tingkat Nasional yakni di cabor Tenpin Bowling. Terakhir, Kasep menyebutkan jika dirinya sendiri akan memperkuat Tim Nasional.
Ia mengaku, jika dirinya sudah cukup lama terjun di Asea Paragames.Bahkan Kapten Timnas Wheelchair Basket Ball sejak tahun 2017 Asean Paragames Malaysia, dari 2018 Asian Para Games Indonesia, 2022 Asean Paragames Indonesia, 2023 Asean Paragames Kamboja.
Menurut Kasep, majunya mereka di Asean Paragames tersebut tidak terlepas dari giatnya berlatih secara rutin. Kendati fasilitas yang seadanya serta anggaran yang masih minim.
Meski demikian, ia tidak menampik jika ada bantuan yang diberikan Pemkab Bandung Barat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. Anggaran yang dibutuhkan belum mencukupi sepenuhnya buat aktivitas para atlet.
Hal itu lanjut Kasep, tidak menyurutkan mereka untuk selalu berlatih di semua cabor dengan program program yang dilaksanakan.
"Rutin latihan, sering mengikuti kejuaraan ataupun uji tanding dengan kota atau kabupaten lain serta dengan kegigihan pengurus, pelatih dan atlet itu sendiri," ungkapnya lagi.
Editor: Maji
