Logo
Featured Image
Seratusan guru PAUD mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD Implementasi 7 KAIH PAUD Melalui Buku Cerita Bergambar yang dilaksanakan di Sabda Alam Convention Hall, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Minggu (
Daerah

Guru PAUD di Garut Terus Didorong Tingkatkan Kompetensi dan Kapasitas Mengajar Semakin Berkualitas

Wartawan Agus Andre
Editor Denkur 13 Juli 2026

DARA | Komisi X DPR RI bersama Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong peningkatan kompetensi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) maupun TK, termasuk di Kabupaten Garut agar semakin berkualitas untuk membangun generasi bangsa yang lebih baik sejak dini.  

Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, mengatakan pihaknya bersama Kemendikdasmen sebagai mitra kerja terus memberikan perhatian dan mendukung setiap program peningkatan mutu maupun kualitas pendidikan di Indonesia, seperti yang saat ini dilaksanakan di Kabupaten Garut.

"Ya, tentunya DPR dan juga Kemendikdasmen terus mendorong untuk guru dan tenaga kependidikan PAUD. Apalagi ini konteks tadi pembelajaran mendalam," ujarnya disela-sela kegiatan Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD Implementasi 7 KAIH PAUD Melalui Buku Cerita Bergambar di Sabda Alam Convention Hall, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada  Minggu (12/7/2026).

Ferdiansyah menyebutkan, khusus di Kabupaten Garut saat ini, pihaknya mendorong tenaga pendidik PAUD untuk bisa meningkatkan kemampuan maupun wawasan baru dalam memberikan pembelajaran mendalam kepada anak didiknya, yang sementara ini baru melibatkan sekitar 100 guru PAUD di Garut.

Menurutnya, dalam konteks pembelajaran mendalam ada olah raga, olah pikir, olah hati, olah rasa yang mengarah pada delapan dimensi kelulusan di antaranya kolaborasi.

Ia menuturkan, peserta yang hadir saat ini baru perwakilan di 18 dari 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut. Sementara jumlah PAUD maupun kelompok bermain yang ada di Garut, ungkapnya, hampir ada di setiap desa/kelurahan yang tercatat terdapat 442 desa/kelurahan.

"Ke depan, kegiatan serupa harus digelar kembali untuk menyisir lebih banyak guru PAUD sehingga bisa lebih merata perwakilan setiap kecamatan maupun desa. Namun bersyukur Garut bisa dilaksanakan kegiatan ini di tengah efisiensi, kalau daerah lain belum dilaksanakan, meski begitu kita dorong satu dua kali lagi dilaksanakan di Garut," katanya.

Ferdiansyah menilai, bahwa kegiatan tersebut penting dilaksanakan karena menyangkut pola pendidikan terhadap anak usia dini yang harus bagus, salah satunya mengimplementasikan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

Guru PAUD juga, tambah Ferdiansyah, diharapkan lebih meningkatkan cara pembelajaran yang memiliki daya tarik bagi peserta didik, salah satunya dengan memberikan pembelajaran cerita bergambar yang relevan dengan kondisi masa kini, kemudian permainan-permainan yang menarik bagi anak.

"Bercerita ini adalah berbagai macam sumber, di antaranya tadi saya juga coba mengangkat misalnya dongeng-dongeng yang ada di Garut, digali kembali," ucap politisi Partai Golkar dari Dapil XI Jabar yang meliputi Kabupaten Garut, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut, Asep Wawan Budiman, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan Kemendikdasmen bersama Anggota Komisi X DPR sebagai mitra kerja untuk peningkatan mutu pendidikan bagi guru PAUD di Kabupaten Garut.

"Kegiatan seperti sangat penting dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, khususnya bagi mereka guru PAUD yang bukan dari jurusan keguruan, sehingga mereka bisa mengambil ilmu dari kegiatan ini dan menerapkannya kembali nanti di sekolah," katanya.***

 

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca