Ini memiliki makna sebagai bentuk apresiasi perhatian pemerintah terhadap seniman, pelaku seni dan budayawan.
| Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat (KBB) memberikan Anugrah Kebudayaan kepada 10 seniman, pelaku seni dan budayawan yang selama ini telah memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan seni dan budaya.
Pemberian Anugrah Kebudayaan yang bertemakan Darma Budaya Bleg Tambleg Sabelegedeg digelar di Hotel Panorama-Lembang, pada Jum'at malam (14/11/2025).
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail saat membuka acara penghargaan tersebut mengatakan, jika visi misi Kabupaten Bandung Barat yang tertuang dalam RPJMD salah satunya berisikan untuk memajukan kebudayaan.
Pemkab Bandung Barat memberikan dukungan penuh kepada seniman, pelaku seni dan budayawan untuk membangunan kebudayaan di Kabupaten Bandung Barat.
Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) KBB, Asep Dendih memaparkan tentang tema Darma Budaya Bleg Tambleg Sabelegedeg. Menurutnya, arti dari tema tersebut adalah suatu karya budaya adiluhung yang berdiri tegak, kokoh dan tak tergoyahkan.
Anugrah kebudayaan untuk kedua kalinya tersebut penghargaan terhadap seniman, pelaku seni dan budayaan berdasarkan Undang-undang Nomor 5 tahun 2027 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Anugrah kebudayaan bagian dari upaya pemerintah dalam promosi dan publikasi kebudayaan untuk melakukan pelindungan, pembinaan, pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan, secara teknis anugrah kebudayaan.
Untuk pemberian anugrah kebudayaan diatur oleh Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 47 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pemberian Penghargaan Kebudayaan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
"Anugrah kebudayaan kabupaten Bandung Barat, memiliki makna sebagai bentuk apresiasi perhatian pemerintah terhadap seniman, pelaku seni dan budayawan. Mereka layak diberikan penghargaan, karena sudah berjasa dalam memelihara, merawat dan melestarikan kebudayaan," bebernya.
IBI Bandung, Suhendi selaku tim penilai anugrah kebudayaan, menyatakan anugrah kebudayaan adalah momentum yang sangat penting bagi seniman, pelaku seni dan budayawan mendapat pemberian penghargaan tertinggi sebagai maestro di bidangnya.
"Penilaian yang diberikan, tidak sesaat. Akan tetapi memelihara take record, bagaimana seseorang seniman bertahun-tahun mengabdikan dirinya dalam pelestarian kebudayaan," imbuhnya.

Disparbud Kabupaten Bandung Barat memberikan Anugrah Kebudayaan kepada 10 seniman, pelaku seni dan budayawan di Hotel Panorama-Lembang, Jumat malam (14/11/2025).(Foto: heny/dara)
Inilah Peraih Anugrah Kebudayaan KBB 2025:
1. Ayo sunaryo kategori seni tradisi bidang tari Kecamatan Padalarang.
2. Erosyanti kategori seni tradisi bidang karawitan (mamaos) Kecamatan Cipatat.
3. Elan Jaenawan kategori seni tradisi bidang sastra Kecamatan Cisarua.
4. Cecep Suparna pelestari pengrajin wayang golek Kecamatan Cipatat.
5. Arief Nugraha rawanda kategori seni tradisi bidang karawitan Kecamatan Ngamprah.
6. Deden pelestari kolecer Kecamatan Cipongkor.
7. Roni Mardian pelestari kolecer pelestari dongeng sunda/sastra Kecamatan Gununghalu.
8. Caca Pelestari Mikul Lodong Kecamatan Padalarang.
9. Oka Mamah, Bima Kategori Seni Tradisi Bidang Karawian Kecamatan Ngamprah.
10. Observatorium Bosscha, Pelestari Cagar Budaya Kecamatan Lembang.
Editor: Maji
