Logo
Featured Image
Sejumlah guru dari berbagai jenjang sekolah mengikuti Lokakarya Pembelajaran STEM yang digelar Kemendikdasmen bersama Komisi X DPR RI di Sabda Alam Convention Hall, Jalan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Jumat (7/8/2026)(Foto: Istim
Daerah

Kemendikdasmen Bersama Komisi X DPR RI Dorong Guru di Garut Perkuat Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM

Wartawan Agus Andre
Editor Denkur 8 Agustus 2026

DARA | Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Komisi X DPR R sebagai mitra kerja terus mendorong guru di berbagai jenjang sekolah untuk memperkuat sistem pembelajaran mendalam Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Hal tersebut agar anak didik memiliki wawasan yang lebih luas.

Ketua Tim Kurikulum di Pusat Kurikulum dan Pembelajaran pada Kemendikdasmen, Yogi Anggraina, mengatakan selama ini Kemendidasmen terus memberikan pelatihan untk pembelajaran bagi guru mulai dari tingkat PAUD sampai SMA/sederajat terkait program STEM yang harus diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.  

"Jadi STEM ini yang harapannya semua guru secara bertahap, bagaimana masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari itu bisa diselesaikan melalui proses pembelajaran sehingga anak terbiasa," ujar Yogi usai Lokakarya Pembelajaran STEM di Sabda Alam Convention Hall, Jalan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Jumat (7/8).

Ketua Tim Kurikulum di Pusat Kurikulum dan Pembelajaran pada Kemendikdasmen, Yogi Anggraina,memberikan keterangan kepada wartawan usai Lokakarya Pembelajaran STEM di Sabda Alam Convention Hall, Jalan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Jumat (7/8/2026)(Foto: Istimewa)

Menurut Yogi, bahwa upaya penguatan kompetensi bagi guru terkait pembelajaran mendalam tersebut, salah satu program prioritas Kemendikdasmen yang harus diimplementasikan di seluruh daerah, termasuk saat ini kegiatan diselenggarakan bagi guru di Kabupaten Garut.

"Kita untuk pembelajaran mendalam itu sudah sejak tahun ajaran 2025-2026, jadi semua sekolah, semua guru diminta untuk mengimplementasikan pembelajaran mendalam," ucapnya.

Yogi menyebutkan, tujuan pembelajaran dengan pendekatan STEM itu untuk membiasakan anak didik memiliki kemampuan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sehari-hari.

Ia menuturkan, program pembelajaran mendalam STEM sudah disampaikan dan diberikan pelatihan kurang lebih kepada 70 ribuan guru di Indonesia tahun 2025, dan pelatihan tersebut berkelanjutan setiap tahun yang ditargetkan 4 sampai 5 tahun ke depan bisa selesai untuk seluruh guru.

"Saat ini Ini kita targetnya secara bertahap, harapannya dalam 4-5 tahun seluruh gurunya dapat, baik belajar secara mandiri maupun secara klasikal," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menyampaikan sebagai mitra kerja Kemendikdasmen, pihaknya sangat mendukung kegiatan pembelajaran mendalam yang berdasarkan STEM.

Ia menilai, bahwa program pembelajaran STEM  penting untuk dipahami dan diimplementasikan oleh guru saat melakukan kegiatan belajar mengajar sehingga anak didik mendapatkan pengetahuan tambahan.

"Siswa diajak lebih interaktif, jadi bertanya kepada guru bahwa ini kenapa seperti ini, mengapa bisa seperti ini, bagaimana kalau ini, ada perubahan, jadi pertanyaan yang harus dikembangkan adalah pertanyaan mengapa dan bagaimana," ucap Ferdiansyah.***

 

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca