Logo
Featured Image
Korban keracunan MBG masih mendapat perawatan petugas medis Puskesmas Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (25/9/2025).(Foto: heny/dara)
Bandungraya

Korban Keracunan MBG di SMK Negeri Cihampelas Bandung Barat Tembus 168 Orang

Sebanyak 66 Siswa Dirujuk ke Sejumlah Rumah Sakit

Jurnalis
Wartawan Maji
Editor Tim Redaksi 25 September 2025

Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaedah menegaskan, petugas medis standbye disini selama 24 jam.


DARA| Korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang menimpa pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Cihampelas, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencapai 168 orang.

Data tersebut berdasarkan keterangan Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaedah, hingga pukul 22.30 WIB,a Rabu malam (24/9/2025).

Menurutnya, dari jumlah itu diantaranya 66 orang dirujuk ke berbagai rumah sakit hingga puskesmas, sisanya 98 orang diperbolehkan pulang dan 4 orang masih menjalani perawatan di GOR Mekarmukti Cihampelas.  

"Kemungkinan pasien masih berdatangan, kita standbye disini selama 24 jam karena takut ada gejala lanjutan," kata Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaedah di GOR Mekarmukti Cihampelas. 

Mereka yang dirujuk mengalami berbagai gejala seperti, mual, muntah berkelanjutan dan sesak napas sehingga diperlukan perawatan lebih lanjut di rumah sakit. 

"Pasien yang dirujuk rata-rata mengalami gejala muntah berkelanjutan dan juga ada sesak napas. Itu setelah kita observasi ternyata kondisinya masih tidak membaik akhirnya kita rujuk," ujar Edah. 

Phaknya akan tetap memantau kondisi kesehatan para pasien keracunan makanan yang telah pulang ke kediamannya masing-masing. 

"Kita akan tetap pantau pasien yang sudah pulang, karena tadi juga ada pasien sudah pulang kemudian datang lagi dan kita observasi kembali," tuturnya.

Edah menambahkan, kejadian itu berawal dari puluhan siswa SMK Negeri 1 Cihampelas yang mengeluhkan gejala keracunan, usai mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada waktu istirahat. 

"Awalnya kita dapat laporan keluhan siswa SMK Negeri 1 Cihampelas usai menyantap MBG sekitar pukul 10.00 WIB dan pasien terus berdatangan," ucapnya.

Hingga berita itu diturunkan belum ada lagi informasi terbaru terkait data pasien.


Editor: Maji

Opini Pembaca