Logo
Featured Image
Salah satu bidang lahan warga di Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah yang dibebaskan Pemkab Bandung Barat.(Foto: heny/dara)
Bandungraya

Pemkab Bandung Barat, Bebaskan 6 Bidang Lahan Kejepit di Area Komplek Perkantoran

Jurnalis
Wartawan Maji
Editor Tim Redaksi 24 Desember 2025

Total anggaran untuk pembayaran lahan tersebut, bersumber dari APBD KBB 2025 sebesar Rp2.246.483.360,00.


DARA| Di penghujung tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) membebaskan lahan di area Perkantoran KBB, Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) KBB, Anni Roslianti mengatakan, ada enam bidang lahan yang dibebaskan dengan lokasi terjepit diantara lahan Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat.

"Hari ini, pembayaran tanah untuk perkantoran pemerintahan Kabupaten Bandung Barat di wilayah desa Mekarsari sebanyak 6 bidang dengan luas 3.087 m2," ujar Anni di Ngamprah, Rabu (24/12/2025).

Total anggaran untuk pembayaran lahan tersebut, bersumber dari APBD KBB tahun 2025  sejumlah Rp2.246.483.360,00.

Lebih lanjut Anni mengatakan, jika lahan yang berada di kawasan Pemkab Bandung Barat ini yang belum dibebaskan, masih luas yakni sekitar 11 hektar lagi. Berada di wilayah Desa Mekarsari dan Desa Cilame Kecamatan Ngamprah. 

Pemkab Bandung Barat belum bisa membebaskan keseluruhan lahan itu, mengingat anggarannya masih terbatas.

"Kita prioritaskan dulu lahan yang kejepit. Mungkin sisanya bisa dibebaskan secara bertahap, sesuai ketersediaan anggaran," ucapnya lagi.

Selain, lahan yang dialokasikan buat perkantoran, Pemkab Bandung Barat juga telah berhasil membebaskan 5 bidang tanah di Kampung Bojong Huni, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor seluas  3.731 m2.

Nominal anggaran Pemkab Bandung Barat yang dikeluarkan untuk pembayaran lahan itu sebesar Rp833.203.820,00. 

"Untuk pembayarannya sudah dilaksanakan pada tanggal 22 Desember kemarin (tahun 2025," ungkap Anni.

Lahan tersebut, dialokasikan untuk relokasi warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Gintung Desa Cibenda Kecamatan Cipongkor.

Jumlah yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di wilayah tersebut, sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK) berikut sebuah mesjid, jalan dan drainase sebagai fasilitan sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum).

"Rencananya pembangunannya akan dilakukan oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)," jelas Anni.


Editor: Maji

Opini Pembaca