Logo
Jabar

Semarak HUT ke-41 Tahura Djuanda, Kontes Burung Jadi Ruang Edukasi Cinta Lingkungan

Jurnalis
Wartawan deram
Editor deram 5 April 2026

DARA – Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda merayakan Hari Ulang Tahun ke-41 dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Selain Pasar Pasisian Leweung, agenda yang menarik perhatian publik adalah kontes burung berkicau yang digelar di Lapangan Tahura Djuanda, Bandung, Minggu (5/4/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Tahura Djuanda untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dengan kawasan konservasi. Tahun ini, kontes burung diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai daerah dengan mempertandingkan 20 kategori lomba kicau.

 

Kepala Tahura Djuanda Lutfi Erizka mengatakan, peringatan HUT ke-41 Tahura bukan hanya momentum seremonial, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang pentingnya menjaga ekosistem hutan.

 

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kawasan konservasi bisa menjadi ruang interaksi positif antara manusia dan alam. Semangatnya adalah bagaimana masyarakat ikut merawat dan menjaga keseimbangan ekologis,” ujar Lutfi.

 

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan komunitas seperti pecinta burung menjadi pendekatan yang efektif untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini juga sejalan dengan amanat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan memperkuat budaya hidup ramah lingkungan di tengah masyarakat.

 

“Kami ingin peringatan HUT Tahura menjadi momentum memperkuat komitmen bersama menjaga lingkungan. Alam bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga harus dirawat agar tetap lestari untuk generasi berikutnya.” katanya.

 

“Disamping itu, pemberdayaan masyarakat melalui Pasar Pasisian Leweung yg juga rutin diadakan setiap awal bulan bertujuan agar pendapatan dari sektor ekonomi masyarakat sekitar dapat ikut meningkat, selain edukasi manfaat hutan, leweungna hejo rakyatna ngejo”. Tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Tahura Djuanda Ivan Diantoro menyebut kegiatan kontes burung ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya komunitas pecinta burung.

 

“Antusiasme peserta cukup tinggi. Tahun ini sekitar 200 peserta ikut berpartisipasi dengan total 20 kategori lomba kicau yang dipertandingkan. Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap kegiatan yang memadukan hobi dan kecintaan pada alam semakin besar,” ujar Ivan.

 

Menurutnya, kontes burung di kawasan Tahura sudah menjadi agenda rutin dalam beberapa tahun terakhir. Tahun ini menjadi penyelenggaraan yang ketiga kalinya, sekaligus sebagai bagian dari upaya membuka ruang partisipasi publik dalam merayakan keberadaan Tahura sebagai kawasan konservasi sekaligus ruang edukasi lingkungan.

 

“Selain menjadi ajang silaturahmi bagi para pecinta burung, kegiatan ini juga menjadi cara untuk mengajak masyarakat lebih dekat dengan kawasan hutan dan memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” kata Ivan.

 

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda sendiri merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Jawa Barat yang memiliki fungsi ekologis, edukasi, sekaligus wisata alam. Memasuki usia ke-41 tahun, pengelola Tahura berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan kota tersebut.

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca