Logo
Featured Image
Foto: Istimewa
Daerah

Seminar Edukasi Emas, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Bilang Banyak Masyarakat yang Belum Memiliki Pola Pengelolaan Keuangan yang Sehat

Wartawan Dian Chaeryanti
Editor Denkur 14 April 2026

Peserta tidak hanya dikenalkan pada investasi emas.


DARA | Seminar edukasi emas bertajuk: “Pensiun Dini dengan Emas”, digelar di kawasan Cikole, Kota Sukabumi, Senin (13/4/2026).

Seminar digelar upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Menghadirkan praktisi investasi emas, seperti Feri Sri Astrina yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Fatrah Fathaha dan Azam Amiri.

Peserta tidak hanya dikenalkan pada investasi emas, tetapi juga dibekali pemahaman dasar mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak.

Edukasi ini menjadi sorotan utama mengingat masih banyak masyarakat yang belum memiliki perencanaan finansial yang matang.

Feri Sri Astrina, mengatakan persoalan mendasar yang kerap ditemui di lapangan adalah rendahnya kesadaran dalam mengatur keuangan.

Kondisi ini, lanjutnya, sering berujung pada ketergantungan terhadap pinjaman.

“Banyak masyarakat yang belum memiliki pola pengelolaan keuangan yang sehat, akibatnya mereka mudah terjebak utang," ujar Feri.

"Edukasi seperti ini diharapkan bisa menjadi langkah awal perubahan,” imbuhnya.

Melalui seminar ini, peserta diajak memahami cara sederhana membangun aset, salah satunya dengan menabung emas secara konsisten.

Selain itu, dijelaskan pula bagaimana emas dapat berfungsi sebagai instrumen lindung nilai untuk menjaga daya beli di tengah tekanan inflasi.

Tak hanya soal investasi kegiatan ini juga membuka wawasan terkait peluang usaha di sektor emas.

Sistem yang ditawarkan dinilai fleksibel dan dapat dijalankan oleh berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga, tanpa harus meninggalkan aktivitas utama.

“Selain menabung, masyarakat juga bisa memanfaatkan peluang bisnis yang ada. Ini bisa menjadi tambahan penghasilan bahkan sebagai persiapan masa pensiun,” ujarnya.

Melalui seminar ini diharapkan mampu membentuk pola pikir baru di tengah masyarakat, dari yang sebelumnya cenderung konsumtif menjadi lebih produktif dan berorientasi pada perencanaan masa depan.***

 

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca