Wabup menyampaikan arahan terkait etika pelayanan dan integritas kerja sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
| Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail melakukan infeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Komplek Perkantoran KBB-Ngamprah, Senin (17/11/2025).
Kehadiran wabup, sempat mengagetkan para Aparatur Sipil Negara (ASN). Asep dengan santai menyampaikan kunjungannya kali ini, sebagai bentuk dorongan kuat dari pemerintah daerah mempertegas komitmen kedisiplinan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Saat di Gedung A, dirinya menyambangi Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial ketika tengah apel. Kesempatan tersebut, dimanfaatkan untuk menyampaikan wejangan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu.
Saat itu Asep menyampaikan arahan terkait etika pelayanan dan integritas kerja sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Kita semua punya peran penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Disiplin itu bukan hanya soal hadir tepat waktu, tapi bagaimana kita bisa menjalankan amanah jabatan secara profesional,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, bahwa tugas pemerintah daerah bukan sekadar menjalankan pekerjaan administratif, melainkan memastikan seluruh program benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Masyarakat menunggu kinerja kita. Jangan sampai pelayanan terhambat hanya karena kelalaian kecil. Saya minta seluruh pegawai menjaga komitmen dan menunjukkan kinerja terbaik,” tegasnya.
Wabup melanjutkan kunjungannya ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat. Di kantor BPBD, Asep Ismail meninjau ruang kerja di tiap bidang, termasuk ruang Kepala Pelaksana (Kalak), untuk memastikan kesiapsiagaan perangkat daerah dalam mengantisipasi dan merespons potensi bencana.
“Kita berada di wilayah yang memiliki potensi bencana cukup tinggi. Karena itu, BPBD harus selalu siap, baik secara personel maupun peralatan. Kesiapsiagaan itu kunci penyelamatan,” kata Asep.
Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor demi mempercepat respons dalam setiap kejadian bencana.
“Koordinasi lintas sektor itu penting. Saya harap BPBD selalu sigap dan responsif, sehingga masyarakat merasa aman dan terlindungi,” tambahnya.
Sidak yang dilakukan ini menjadi penegasan kuat Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen membangun budaya kerja yang lebih produktif, tertib, responsif, dan AMANAH (Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, Harmonis).
Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam setiap langkah dan kebijakan Pemda KBB demi menghadirkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas serta pelayanan publik yang berkualitas.
Editor: Maji
