| Unit Pakan Mandiri Leles Lestari menggelar kegiatan pengembangan dan edukasi inovasi pakan ternak di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, sebagai upaya meningkatkan produktivitas, kesehatan ternak, dan kesejahteraan peternak, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha dalam menghadirkan solusi atas tingginya biaya pakan yang masih menjadi tantangan utama bagi peternak saat ini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Founder Unit Pakan Mandiri Leles Lestari, DR. Yosep Purnama, Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah, M.Sc.Agr., Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut, drh. Dyah Savitri, M.A., unsur Forkopimcam Leles, serta para peternak dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut.
Founder Unit Pakan Mandiri Leles Lestari, Yosep Purnama, mengatakan bahwa inovasi pakan yang dikembangkan mengedepankan tiga prinsip utama, yaitu murah, praktis, dan berkualitas, sehingga dapat membantu peternak meningkatkan efisiensi usaha tanpa mengurangi kualitas nutrisi ternak.
"Upaya pengembangan pakan ternak ini juga sebagai salah satu solusi terhadap tingginya biaya pakan saat ini," ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Sementara itu, Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah, M.Sc.Agr, menegaskan bahwa pakan merupakan faktor utama dalam menentukan produktivitas dan kesehatan ternak.
Menurutnya, inovasi pakan yang efisien dan mudah diterapkan akan meningkatkan daya saing peternakan rakyat secara berkelanjutan.
"Inovasi pakan yang efisien dan mudah diterapkan akan meningkatkan daya saing peternakan rakyat secara berkelanjutan," ucapnya.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut, drh. Dyah Savitri, M.A., mengapresiasi inisiatif Unit Pakan Mandiri Leles Lestari yang sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperkuat sektor peternakan melalui pemanfaatan inovasi dan teknologi tepat guna.
Menurutnya, bahwa pengembangan yang dilakukan oleh Unit Pakan Mandiri Leles Lestari ini sejalan dengan upaya yang dilakukan pemerintah.
"Yaitu untuk memperkuat sektor peternakan melalui pemanfaatan inovasi dan teknologi tepat guna," ucapnya.
Melalui peluncuran pakan inovatif ini, Unit Pakan Mandiri Leles Lestari menargetkan sejumlah dampak positif, antara lain, Mempercepat breeding dan meningkatkan produktivitas domba.
Menekan biaya pakan sehingga meningkatkan efisiensi ekonomi peternak, Meningkatkan kesehatan ternak dan efisiensi konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR),
Memberdayakan UMKM peternakan melalui akses pakan berkualitas dengan harga terjangkau,. Mendukung penguatan ketahanan pangan dan kemandirian peternakan di Kabupaten Garut.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha, Unit Pakan Mandiri Leles Lestari berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi peternak serta mendorong terwujudnya peternakan yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.***
