Atalia: Seks Bebas Masalah yang Kerap Dihadapi  Generasi Zilenial

Jumat, 13 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto-foto: Humas Jabar

Foto-foto: Humas Jabar

Hati-hati bergaul, jangan terjebak dalam pergaulan seks bebas, karena ini merupakan satu dari tiga masalah yang mengancam masa depan generasi zilenial. Bagaimana menghindarinya? Ini kata Atalia …

 

 

DARA | BANDUNG – Seks bebas merupakan salah satu dari tiga masalah yang kerap dihadapi  Generasi Zilenial (orang yang lahir dalam rentang waktu 1995-2010). Dua masalah lainnya, pernikahan dini dan penyalahgunaan Napza (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya).

Bunda GenRe (Generasi Berencana) Provinsi Jawa Barat,  Atalia Ridwan Kamil, mengemukakan data dari Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi daerah itu, seusai menjadi narasumber dalam diskusi Zilenial dan Kesehatan Reproduksi Remaja di Cihampelas Walk, Kota Bandung, kemarin.

Karena itu, ia berpesan remaja selalu hati-hati dalam bergaul dan menghindari perilaku seksual yang tidak sehat agar remaja dapat hidup sehat, terencana, dan memiliki persiapan matang untuk masa depan. Ia mengingatkan, setiap orang yang melakukan seks bebas, rentan terjangkit HIV/AIDS.

Ia khawatir dengan data yang ia peroleh, banyak sekali kasus, yang justru dimulai sejak remaja. “Hal ini tidak hanya berkaitan dengan narkoba, seks bebas, atau juga pernikahan dini, melainkan lebih jauh, yaitu HIV/AIDS,” katanya.

Oleh karena itu pula, ia berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dilakukan di ruang terbuka agar banyak sekali masyarakat yang datang dan mendengarkan. Kemudian, ia pun berpesan para remaja dapat memilih lingkungan pergaulan yang baik.

Atalia memberikan tips agar remaja terhindar dari hal-hal negatif, salah satunya dengan menyibukkan diri melalui kegiatan positif dan bermanfaat. “Jadi mereka berkumpul dan melakukan hobi yang positif. Termasuk juga jangan banyak waktu untuk bengong atau hanya berdua-duaan, sehingga penting sekali kalau mereka terus mengembangkan hobi dan bakat mereka.”***

Editor: Ayi Kusmawan

Berita Terkait

Bupati Bandung Barat Belum Bersuara Terkait Putusan PTUN Atas Gugatan Rini Sartika
Gaspoll di Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Bupati KBB Lakukan Pembenahan
Cek Disini, Sampah Lebaran Bandung Raya Yang Dibuang ke TPPAS Sementara Sarimukti
Presiden Prabowo Panen Raya di Majalengka, Bupati Bandung di Ciparay
Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 April 2025 - 10:13 WIB

Gaspoll di Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Bupati KBB Lakukan Pembenahan

Selasa, 8 April 2025 - 12:08 WIB

Cek Disini, Sampah Lebaran Bandung Raya Yang Dibuang ke TPPAS Sementara Sarimukti

Senin, 7 April 2025 - 13:23 WIB

Presiden Prabowo Panen Raya di Majalengka, Bupati Bandung di Ciparay

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memonitor kondisi lalu lintas di sejumlah titik berpotensi macet lewat konferensi video bersama petugas Dinas Perhubungan Jabar yang tersebar di lapangan. (Foto: biro adpim jabar)

HEADLINE

Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 di Jawa Barat Kondusif

Rabu, 9 Apr 2025 - 11:29 WIB