Beredar sebuah narasi di media sosial mencatut foto virolog Prancis Luc Montagnier yang menyebutkan suntikan vaksin Covid-19 dosis penguat (booster) dapat memunculkan human immunodeficiency virus (HIV). Faktanya informasi itu tidak benar.
DARA – Dokter dan peneliti yang berbasis di Cardiff Inggris dan fokus menangani vaksin Covid-19, Bnar Talabani mengatakan narasi soal vaksin booster penyebab HIV, tidak benar.
Bnar Talabani juga menyebutkan informasi tersebut tidak masuk akal, lantaran vaksin yang mengandung HIV sudah pasti tidak akan diloloskan pada tahap pengujian.
Vaksin Ccovid-19 tidak dapat menyebabkan AIDS/HIV atau membuat kita lebih rentan tertular virus lainnya.
Hal yang senada juga disampaikan oleh Ahli Imunologi Institut Pendidikan dan Penelitian Sains India Pune Vineeta Bal mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan Virolog Montaignier mengklaim hal tersebut. Vineeta Bal juga mengatakan vaksin booster Covid-19 sama sekali tidak meningkatkan kerentanan terhadap infeksi HIV.
Cek lagi informasi yang diterima melalui media sosial atau broadcast pesan.
Caranya mudah!
1. Kirim pesan WhatsApp ke Chatbot Mafindo ke nomor 085921600500
2. Cek di situs Kementerian Kominfo di https://komin.fo/inihoaks atau https://turnbackhoax.id dan https://cekfakta.com.
3. Cek dan buktikan hoaks terkait COVID-19, kunjungi https://s.id/infovaksin
#IndonesiaBangkit #SEMUAWAJIBPAKAIMASKER #PakaiMasker #CepatVaksin
Demikian dikutip dari laman resmi Satgascovid, Senin (14/3/2022).
Editor: denkur