Bandung di Musim Hujan, Masyarakat Diimbau Waspadai Tanggul Jebol

Selasa, 27 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Dian Rudianto (Foto: Avila/dara.co.id)

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Dian Rudianto (Foto: Avila/dara.co.id)

Memasuki musim hujan masyarakat diimbau ekstra waspada. Tak hanya terhadap potensi terjadinya luapan air, namun juga pada ancaman tanggul jebol atau kirmir sungai yang roboh.


DARA | BANDUNG – Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Dian Rudianto mengingatkan, bencana tersebut berpotensi terjadi bukan hanya karena curah hujan tinggi, tetapi juga mengingat kondisi bantaran sungai yang semakin padat oleh bangunan dan tidak terawat dengan baik.

“Bukan hanya karena disebabkan oleh hujan seperti banjir, tapi ada potensi lain yang perlu masyarakat waspada, misalnya kirmir roboh atau tanggul jebol,” ujar Dian, di Balai Kota Bandung, Selasa (27/10/2020).

Kota Bandung, diterangkan dirinya, berada di cekungan terendah, sehingga debit air sungai yang mengalir akan lebih besar sekalipun di kawasan kota belum diguyur hujan.

“Walaupun di Kota Bandung belum hujan, kita sudah lebih dulu dapat kiriman air apabila di utara sudah hujan. Makanya kalau kita minta perkiraan cuaca ke BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) bukan untuk Kota Bandung, tapi untuk Bandung dan sekitarnya,” jelasnya.

Menurut Dian, setiap daerah bantaran sungai di Kota Bandung memiliki potensi yang sama terjadi kirmir yang roboh. Terlebih di daerah permukiman yang bangunannya terus merangsek ke pinggir bantaran sungai.

“Di seluruh daerah aliran sungai disebut rawan. Karena pembangunan di sekitar daerah aliran sungai ini berisiko. Menambah ruangan sampai ke bantaran sungai. Padahal itu dilarang,” jelasnya.

Dia tidak memungkiri pada 2020 ini terdapat penambahan kasus bencana akibat hidrometeorologi dibandingkan tahun lalu. Seperti kejadian longsor pada 2019 lalu terjadi 7 kali. Sedangkan pada 2020 ini tercatat sudah ada 19 kali. Kemudian tercatat sudah 10 kali kirmir roboh di tahun ini. Padahal, tidak terpantau ada peristiwa kirmir roboh di sepanjang 2019 lalu.

Untuk kasus banjir, pada 2019 dan 2020 terjadi 11 kali. Sedangkan angin puting beliung terjadi dua kasus pada 2019 dan satu kali pada 2020. Pada 2019 terdapat 16 kejadian pohon tumbang, sementara tahun ini 9. Sedangkan untuk bangunan roboh di 2019 sebanyak 3 kali, tahun ini tidak ada.

“Bencana hidrometeorologi pada 2019 terdapat 39 kejadian. Sedangkan pada 2020 sampai September terjadi 43 kejadian. Ditambah kemarin seperti di Cidadap, Astanaanyar, Pagarsih, Sukagalih. Jadi sampai sekarang ada 48 peristiwa,” ungkap Dian.

Meski urusan penanggulangan bencana di Kota Bandung tergabung di satu dinas, yakni Diskar PB, namun pemerintah kota sudah membuat satuan tugas khusus, yakni Satlak Penanggulangan Bencana yang berisi gabungan unsur pemerintahan di Kota Bandung.

“Untuk Diskar PB saja kita ada 350 orang personel siap siaga penuh, termasuk di empat UPT (Unit Pelaksana Teknis). Setiap UPT berjaga 10-15 orang,” pungkasnya.***

Editor: denkur

Berita Terkait

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah
Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah
Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:21 WIB

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru