Besok Pergantian Tahun Hijriyah, MUI Ingatkan Makna Hakikinya adalah Jatah Usia dan Umur Dunia Makin Berkurang

Jumat, 29 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

mui.or.id

mui.or.id

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan pesan jelang perayaan pergantian Tahun Baru Islam atau Hijriyah. Pergantian tahun tersebut akan jatuh pada 30 Juli 2022.


DARA – Ketua MUI Bidang Seni Budaya dan Peradaban Islam, KH Jeje Zaenudin mengatakan, sepanjang tahun 1443 H umat Islam berada pada suasana transasi dan adaptasi dari situasi Pandemi Covid-19.

“Dan di akhir tahunnya, alhamdulillah kita dapat menghirup suasana kebebasan dari kekangan protokol kesehatan dan pembatasan aktivitas yang ketat, setelah pandemi mereda,” ujar kiai Jeje, kepada MUIDigital, Jumat (29/7/2022).

Menurutnya, situasi seperti ini harus disyukuri. Namun, harus tetap waspada dan hati-hati.

Kiai Jeje menekankan, kewaspadaan dan kehati-hatian harus terus dilakukan agar tidak terulang kembali gelombang pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, kiai Jeje mengingatkan bahwa makna yang hakiki dari pergantian tahun adalah jatah usia dan umur dunia yang terus berkurang dan semakin dekat pada ajal dan kehancuran.

“Maka harus memotivasi untuk meningkatkan kualitas amal kebajikan sebelum hilang peluang dan kesempatan,” ujarnya, seperti dikuitp dari laman resmi MUIDigital, Jumat (29/7/2022).

Kiai Jeje berharap, momen pergantian tahun Hijriyah ini dapat menginspirasi untuk menjadikan semangat hijrah sebagai ruh kehidupan agar terus berhijrah.

“Yaitu merubah dan meningkatkan kualitas hidup kita kearah yang lebih baik,” jelasnya.

“Dari kelalaian kepada giat, dari kebodohan kepada ilmu, dari kemiskinan kepada kesejahteraan dan terusnya,” tambahnya.

Wakil Ketua Umum PP Persis ini mengajak umat Islam untuk mempersiapkan diri di tahun 1444 H sebagai tahun penuh harapan dan keberkahan untuk perbaikan hidup dan kehidupan pada segala aspek.

“Baik itu di bidang aqidah dan peribadatan, maupun bidang maumalah dan akhlak moralitas kita pada tataran pribadi dan keluarga, maupun tataran masyarakat dan negara,” ujarnya.***(Sadam Al-Ghifari/Fakhruddin)

Editor: denkur | Sumber: MUIDigital

Berita Terkait

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah
Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah
Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:21 WIB

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Berita Terbaru

CATATAN

GEJOLAK KOREA SELATAN MK Tanpa ‘Dissenting Opinion’

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:19 WIB