Bupati Bandung H. Dadang M. Naser mengajak insan pers, untuk terus mensosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang. Ia menginginkan agar informasi terkait pilkada, bisa sampai ke setiap pelosok desa di seluruh Kabupaten Bandung.
DARA | BANDUNG – Untuk itu, pihaknya terus mendorong kerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) maupun IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia), untuk mengedukasi masyarakat.
“Keberadaan wartawan, baik dari PWI maupun IJTI, harus mampu mengedukasi masyarakat dalam pembangunan di bidang politik. Ajak masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya, agar tingkat partisipasi masyarakat pada setiap helatan pilkada bisa tinggi,” ujar Bupati Dadang Naser usai meresmikan Gedung PWI Kabupaten Bandung di Desa Pamekaran Soreang, Selasa (24/11/2020).
Kehadiran gedung PWI yang baru direnovasi dan cukup representatif, harap bupati, dapat dijadikan pusat komando atau kajian insan pers yang tergabung dalam naungan organisasi tersebut.
“Gedung hasil renovasi gerakan sabilulungan pemerintah bersama masyarakat ini, harus dijadikan sentral para insan pers dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Bandung. Berikan saran dan kritik yang konstruktif atas kebijakan-kebijakan pemerintah mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten,” ujar Dadang Naser.
Ketua PWI Kabupaten Bandung H. Rahmat Sudarmaji mengemukakan, kehadiran gedung baru tersebut sangat menunjang berbagai kegiatan organisasi yang dipimpinnya.
“Dengan menempati gedung baru ini, kami berharap dapat melahirkan gagasan yang rasional, segar dan menjadi solusi dalam eksistensi organisasi kami di masyarakat. Tahun ini menjadi tahun yang cukup strategis, mengingat kami telah melaksanakan tiga kegiatan, antara lain UKW (Uji Kompetensi Wartawan), Raker (Rapat Kerja) dan OKK (Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian),” urai Rahmat.
Lebih jauh ia menyebutkan, keberadaan media sosial menjadi tantangan bagi pihaknya, untuk terus memperbaiki profesionalitas para anggota. “Informasi yang membanjiri media sosial, menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalitas para wartawan. Kami menginginkan gedung ini menjadi milik bersama, diisi dengan kegiatan diskusi dan tukar fikiran terkait isu-isu yang tengah terjadi di masyarakat. Sehingga kehadiran kami benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Rahmat.***
Editor: denkur