Sustainable development yang diusung perusahaan menjadi bagian penting dari perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.
DARA | Bupati Sukabumi H Marwan Hamami mengatakan itu saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Sinergi Peran Stakeholder dalam mendukung Program Sukabumi Sehat dan Kabupaten Sukabumi Layak Anak.
Rakor ini iikuti 50 peserta dari perangkat daerah dan unsur swasta. Berlangsung di Hotel Pangrango Sukabumi, Senin (5/6/2023).
Sekretaris FSKSS Ajat Jatnika menjelaskan tujuan Rakor yakni:
-untuk mendiseminasikan program Kabupaten/Kota Sehat dan program penilaian Layak anak 2023,
-Meningkatkan sinergitas stekeholder,
-Membangun komitmen dan sinergitas antar stakeholder untuk meraih Swastisaba Wistara ke 3 dalam bidang kesehatan
Bupati kemudian mengatakan Rakor ini menjadi sangat berarti jika adanya keterlibatan semua pihak termasuk pihak perusahaan, mengingat memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan berkelanjutan dan tanggungjawab sosial perusahaan.
“Saya yakini perusahaan juga bergerak tak hanya pengembangan produk tapi juga atas dasar tanggung jawab sosial dan lingkungannya,” ujarnya.
Menurut Bupati, Sustainable development yang diusung perusahaan menjadi bagian penting yang tak dapat dipisahkan dari perencanaan pembangunan daerah maupun nasional, yakni dengan cara mengintegrasikan setiap kegiatannya kedalam program pembangunan Kabupaten Sukabumi.
” Melalui silaturahmi dan kolaborasi yang kontinyu kita berharap bisa mewujudkan Kab/ Kota Sehat 2023 katagori Swastisaba Wistara ke 3 dan Kabupaten Sukabumi Layak Anak bisa diraih pada Katagori Utama,” tuturnya.
Pada acara tersebut dilakukan juga penandatanganan Komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi Sehat dan Kabupaten Sukabumi Layak Anak 2023.
Editor: denkur | Foto: Ist