Cak Imin dan Yenny Wahid Saling Sindir, Begini Kata Politisi PKB KH Maman Imanulhaq

Jumat, 24 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


 Politisi PKB, KH Maman Imanulhaq saat menjadi pembicara yang digelar Mindpol di salah satu cafe di Jakarta Selatan. (Foto: ist)

Politisi PKB, KH Maman Imanulhaq saat menjadi pembicara yang digelar Mindpol di salah satu cafe di Jakarta Selatan. (Foto: ist)

Gus Dur, kata Kiai Maman, adalah milik semua, tidak bisa dikerdilkan dengan klaim bahwa Gus Dur cuma milik segelintir orang saja.


DARA- Cuitan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar tiba-tiba bikin heboh jagat maya. Tontonan soal penjajakan koalisi sampai tergusur dengan perang narasi Cak Imin dengan Yenny Wahid di sosial media.

Saling sindir Cak Imin dan Yenny Wahid, sontak mengingatkan kembali peristiwa lama saat PKB menghadapi sejarah regenerasi. ‘Perang’ narasi Cak Imin dan Yenny Wahid bahkan sampai membawa nama Gus Dur sebagai sosok pendiri.

Politisi PKB, KH Maman Imanulhaq dalam diskusi yang digelar Mindpol di salah satu cafe di Jakarta Selatan, membuka semua tentang nilai-nilai Gus Dur yang diperjuangkan PKB.

Gus Dur, kata Kiai Maman, adalah milik semua, tidak bisa dikerdilkan dengan klaim bahwa Gus Dur cuma milik segelintir orang saja.

Kiai Maman yang dikenal sebagai santrinya Gus Dur, pada kesempatan itu pula banyak bercerita tentang perjuangan Presiden ke-4 RI. Sebagai aktivis demokrasi, tidak mudah pula bagi Gus Dur dalam membuka jalan demokrasi.

“Di PKB, nilai-nilai Gusdur juga terus jadi marwah perjuangan. Cak Imin pun selalu menekankan semua pengurus membawa pemikiran-pemikiran Gus Dur untuk tiap rencana aksi,” kata Kiai Maman.

Cak Imin, kata Kiai Maman, membawa PKB menjadi satu-satunya partai yang menggabungkan antara spiritualitas dengan diskusi tentang demokrasi, green party, HAM, sampai isu gender, sesuai dengan napas perjuangan Gus Dur.

Nilai lain yang kini terus diteladani banyak elite PKB, Gus Dur sebagai sosok yang senang bersilaturahmi, menyambungkan nilai kebangsaan dengan semua golongan, termasuk lintas agama, suku, dan budaya.

Gus Dur pula tidak segan untuk menyapa anak-anak muda. Ia bicara dengan bahasa-bahasa yang dipahami oleh mereka. Sisi humanis ini menjadi identitas bagi kepengurusan PKB di semua tingkat.

Kiai Maman pun paham atas narasi terbuka Cak Imin dan Yenny Wahid. Menurutnya, daripada saling sindir atau pakai buzzer untuk menyerang pribadi, mending seperti Cak Imin dan Mbak Yenny, dua anak ideologis Gus Dur yang memilih perang narasi sendiri.

“Belajar dari keduanya, kita mengingat cara Gusdur bahwa konflik adalah salah satu upaya untuk mencerdaskan publik,” kata Kiai Maman menutup.

 

Editor: Maji

Berita Terkait

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah
Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah
Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:21 WIB

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru