DARA | Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menggelar perayaan istimewa untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-112 Stasiun Cirebon.
Stasiun yang diresmikan pada 3 Juni 1912 ini, hasil karya arsitek Belanda Pieter Adriaan Jacobus Moojen, menjadi saksi bisu sejarah panjang perkeretaapian di Indonesia.
Pada perayaan tahun ini, Daop 3 Cirebon berkolaborasi dengan Indonesian Railways Preservation Society (IRPS) dan komunitas Cirebon History untuk menyelenggarakan kegiatan Napak Tilas Jalur KA.
Para pecinta sejarah berkumpul untuk menjelajahi jalur KA dari Stasiun Cirebon hingga Jalan Pilang, yang merupakan jalur nonaktif Cirebon-Kadipaten.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan generasi muda pada sejarah perkeretaapian di Cirebon.
Perayaan HUT ini semakin meriah dengan acara yang menyapa para pengguna jasa di Stasiun Cirebon. Mereka yang menunggu keberangkatan kereta api diberikan souvenir menarik, khususnya bagi pengguna aplikasi Access by KAI.
Selain itu, Daop 3 Cirebon memanfaatkan momentum ini untuk mengkampanyekan keselamatan di perlintasan sebidang. Bersama komunitas Cirebon History dan IRPS, mereka mengadakan sosialisasi keselamatan di perlintasan Jalan Slamet Riyadi Krucuk, Kota Cirebon.
Kegiatan ini melibatkan pembentangan spanduk, pembagian flyer keselamatan, dan pemberian merchandise kepada pengguna jalan. Dengan tagline “BERTEMAN” (Berhenti, Tengok Kanan-Kiri, Aman, Jalan), sosialisasi ini diharapkan meningkatkan kesadaran berlalu lintas di kalangan masyarakat.
“KAI mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menaati rambu-rambu yang ada serta lebih waspada saat melintasi perlintasan sebidang kereta api,” tutur Rokhmad.
Stasiun Cirebon, yang ditetapkan sebagai Bangunan Stasiun Cagar Budaya berdasarkan SK Menbudpar No: PM. 58/PW.007/MKP/2010, memiliki peran strategis dalam jaringan kereta api Indonesia.
Semua kereta api kelas komersial (bisnis-eksekutif) berhenti di stasiun ini, yang berada di persimpangan jalur menuju Purwokerto-Kroya dan jalur utara ke arah Semarang.
Perayaan HUT ke-112 ini tidak hanya merayakan sejarah, tetapi juga menggarisbawahi komitmen KAI dalam meningkatkan keselamatan dan layanan bagi pengguna kereta api.***
Editor: denkur