Disdik Jabar Gelar Lomba Stand Up Comedy Basa Sunda “Bodas” 2022

Senin, 14 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi (Foto: Istimewa)

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi (Foto: Istimewa)

Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat menggelar Lomba Stand Up Comedy Basa Sunda bertajuk “Ngabodor Cerdas” (Bodas) 2022 dalam upaya mendongkrak kebahagiaan warga Jabar.


DARA – Lomba diikuti 159 peserta yang terbagi ke dalam dua kategori, yakni siswa dan tenaga kependidikan tingkat SMA/SMK/Sederajat se-Jabar.

Seluruh peserta telah mengikuti tahap audisi yang digelar secara offline 28 Februari hingga 3 Maret 2022 lalu.

Dari 159 peserta yang mengikuti audisi, 10 peserta di antaranya dinyatakan lolos dan tampil dalam babak final yang digelar di Komplek SPOrT Jabar Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Minggu (13/3/2022) kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Dedi Supandi mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya Disdik Jabar untuk mendongkrak indeks kebahagiaan masyarakat Jabar.

Terlebih, kata Dedi, hasil Survei Tingkat Pengukuran Kebahagiaan (SPTK) menempatkan Provinsi Jabar ke dalam 10 provinsi dengan indeks kebahagiaan terendah pada 2021 lalu.

“Semoga melalui Lomba Stand Up Comedy Basa Sunda “Bodas” 2022, indeks kebahagiaan masyarakat Jabar semakin meningkat dan kebahagiaan selalu melekat pada masyarakat Jabar,” kata Dedi usai membuka babak final Lomba Stand Up Comedy Basa Sunda “Bodas” 2022.

Menurut Dedi, kegiatan ini pun dilatarbelakangi Peringatan Hari Bahasa Ibu yang jatuh setiap tanggal 21 Februari. Lewat lomba, kata Dedi, masyarakat Jabar pun diharapkan semakin bangga menggunakan bahasa Sunda.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak seluruh masyarakat Jabar meningkatkan kebanggaannya terhadap bahasa Sunda,” ujarnya.

Terlebih, lanjut Dedi, belum lama ini, bahasa Sunda menjadi sorotan masyarakat luas, bahkan hingga viral dan menjadi isu nasional.

“Lomba ini menjadi momentum untuk kembali mengangkat harkat dan martabat bahasa Sunda,” katanya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, lomba ini melibatkan juri yang kompeten di bidangnya, yakni akademisi sekaligus budayawan dan founder Borangan, Taufik Faturohman dan Komika Jabar yang juga finalis Stand Up Comedy Season 6 (Suci 6), Kamal Ocon.

Selain itu, ada juga jebolan Stand Up Comedy Academy Season 4 (SUCA 4) , Guzman Sige.

“Kami juga mendatangkan komika sebagai bintang tamu, yakni Ariska Dwi Priyono (Anyun Cadel) dan Muhammad Fajar Nugraha,” sebutnya.

Dedi menambahkan, pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada Rabu 16 Maret 2022 mendatang. Adapun hadiah yang disiapkan bagi para juara, yakni piala dan uang tunai total senilai Rp24 juta.

“Melalui Lomba Stand Up Comedy “Bodas” 2022 ini, kami berharap, masyarakat semakin bangga dalam menggunakan bahasa Sunda, khususnya dalam pergaulan sehari-hari sesuai jati diri masyarakat Jabar, sehingga bahasa Sunda akan tetap lestari,” katanya.

Sementara itu, salah satu juri, Taufik Faturrohman mengapresiasi penampilan 10 finalis dalam babak final Lomba Stand Up Comedy “Bodas” 2022.

Menurut Taufik, penilaian mengacu pada materi stand up comedy yang disampaikan, termasuk bahasa Sunda yang digunakan seluruh peserta.

“Secara keseluruhan mulai dari video (audisi) dan finalis tampil offline sudah bagus, bahasanya juga bagus,” kata Taufik.

Serupa disampaikan juri lainnya, Kamaludin (Kamal Ocon) pun memberikan acungan jempol, khususnya kepada para finalis yang telah tampil. Menurut dia, para peserta berhasil tampil percaya diri.

“Para peserta mampu menyembunyikan rasa gugup. Tapi catatannya, banyak juga yang belum terbiasa berkomedi sehingga banyak peserta hanya menjelaskan tentang dirinya sendiri,” ujar Kamal.

Berikut daftar finalis Lomba Stand Up Comedy Basa Sunda “Bodas” 2022:

1. Sely Indriyani (Siswa SMKN Bantarkalong, Tasikmalaya)
2. Nendah (Tenaga Kependidikan SMKN Bungursari, Kabupaten Purwakarta)
3. Eraldy Ervansya (Siswa SMAN 1 Megamendung, Kabupaten Bogor)
4. Heri Hermawan (Tenaga Kependidikan SLB Nurul Majid, Kabupaten Bandung)
5. Helmina (Siswa SMAN 19, Kabupaten Garut)
6. Yopi Yuliana (Tenaga Kependidikan SLB BC Bina Mandiri, Kabupaten Garut)
7. Muhammad Putra (Siswa SMKN 3 Kabupaten Kuningan)
8. Sani Rohaeni (Tenaga Kependidikan SMAN 1 Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung)
9. Hana Hadijah (Siswa SMKN 1 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi)
10. Ranu Sudarmansyah (Tenaga Kependidikan SMAN 8 Kota Bandung)

Editor: denkur

 

Berita Terkait

FGD KKRA RA Menuju Lembaga Pendidikan yang Profesional
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi Ikuti Abdidaya di Bali
Jambore Guru dan Tenaga Kependidikan Hebat, Kedepankan Rasa Sayang Saat Mengajar
IMDE Teken MoU dengan Perdibrofi, Majukan Industri Broadcasting dan Film
Amazon Kembangkan Think Big Space di Jabar, SMKN 1 Karawang Jadi Yang Pertama di Asia Tenggara
Yayasan Bakti Barito dan STiR Education Berkolaborasi Tingkatkan Kualitas Pelatihan Guru di Kabupaten Garut
Universitas Paramadina Kembali Menjadi Mitra Kegiatan Science Film Festival 2024
Ada Dubes RI Untuk Slovakia di Prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru USB
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 November 2024 - 22:29 WIB

FGD KKRA RA Menuju Lembaga Pendidikan yang Profesional

Selasa, 5 November 2024 - 11:44 WIB

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi Ikuti Abdidaya di Bali

Senin, 4 November 2024 - 19:53 WIB

Jambore Guru dan Tenaga Kependidikan Hebat, Kedepankan Rasa Sayang Saat Mengajar

Kamis, 31 Oktober 2024 - 21:08 WIB

IMDE Teken MoU dengan Perdibrofi, Majukan Industri Broadcasting dan Film

Kamis, 24 Oktober 2024 - 15:51 WIB

Amazon Kembangkan Think Big Space di Jabar, SMKN 1 Karawang Jadi Yang Pertama di Asia Tenggara

Berita Terbaru