Empat Kecamatan di Bandung Barat Rawan Peredaran Narkoba

Selasa, 8 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Heni Suhaeni/dara.co.id

Foto: Heni Suhaeni/dara.co.id

Kecamatan Lembang, Batujajar, Cikalongwetan dan Cipeundeuy disebut daerah rawan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Bandung Barat.


DARA | BANDUNG  – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) KBB AKBP M Julian menyebutkan, empat daerah tersebut dianggap daerah rawan peredaran narkoba karena berada di wilayah perbatasan.

Untuk Kecamatan Lembang, letak geografisnya memang berada di tempat pariwisata yang memungkinkan peredarannya lebih terbuka.

“Dari 16 kecamatan se-KBB, empat daerah itulah yang cukup rawan (peredaran narkoba). Mungkin karena berada di daerah perbatasan, yang biasa dijadikan lintasan jadi termasuk rawan juga,” ujar Julian, saat jumpa pers di ruangan kerjanya Gedung B Komplek Perkantoran KBB, Selasa (8/12/2020).

Untuk itu, BNN KBB fokus mengantisipasi peredaran narkoba tersebut dengan melaksanakan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Sepanjang tahun 2020, BNN KBB berhasil mengungkap 5 berkas Laporan Kasus Narkotika (LKN) dari 1 target seharusnya.

Kelima LKN tersebut terdiri dari 2 LKN BNNK Bandung Barat dan dinyatakan P 21, lalu 2 LKN limpahan Polres Cimahi (P 21), 1 LKN limpahan BNNK Bandung (P 21) dan 9 kasus limpahan rehabilitasi.

Sementara jumlah kasus BNNK Bandung Barat tahun ini, terdapat 2 kasus LKN P21 dengan menjaring 4 tersangka, 3 kasus LKN P 21 limpahan Polres Cimahi 4 tersangka, 1 kasus LKN P 21 limpahan BNNK Bandung 1 tersangka dan 9 kasus limpahan rehabilitasi sebanyak 25 orang

Ia juga menyebutkan dalam kasus narkoba yang terjadi di KBB, tersangka yang terlibat pria 31 orang dan wanita 2 orang. Dari tersangka pria, 9 orang kasusnya sudah P 21 dan 22 orang direhabilitasi, sama halnya dengan 2 tersangka wanita.

Pengungkapan kasus peredaran narkoba tersebut kata Julian, tidak terlepas barang bukti. Sepanjang tahun 2020, BNN KBB telah mengumpulkan barang bukti sabu 6,63 gram ganja 50 gram, tembakau sintetis 4,17 gram, ecximer 90 butir, dextro 80 buah, tramadol 23 butir, double Y 2 butir. “Kalau ectacy, nggak ada temuan kasusnya. Mungkin karena di Bandung Barat ini tidak ada diskotik, jadi belum kita temukan peredarannya,” pungkas Julian.***

Editor: denkur

 

Berita Terkait

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah
Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah
Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:21 WIB

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Berita Terbaru

CATATAN

GEJOLAK KOREA SELATAN MK Tanpa ‘Dissenting Opinion’

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:19 WIB