Empat Pendekatan Bangun Ketahanan Keluarga, Ini Kata Wali Kota Bandung

Senin, 29 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat peringatan Hari Keluarga Nasional tingkat Kota Bandung di Puskesmas Cijagra Lama, Senin (29/6/2020). (Foto: Avila Dwiputra/dara.co.id)

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat peringatan Hari Keluarga Nasional tingkat Kota Bandung di Puskesmas Cijagra Lama, Senin (29/6/2020). (Foto: Avila Dwiputra/dara.co.id)

“Dengan capaian ini (20.000 akseptor) secara masif bisa membantu program pemerintah pusat dalam menghadirkan keluarga berencana,” ujar Oded M. Danial.


DARA | BANDUNG – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyebut ada empat pendekatan untuk membangun ketahanan keluarga. Yaitu, keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya, serta keluarga berbagi dan peduli.

“Keluarga berkumpul, yaitu setiap anggota keluarga meluangkan waktu untuk berkumpul bersama,” terang Oded, saat peringatan Hari Keluarga Nasional tingkat Kota Bandung di Puskesmas Cijagra Lama, Senin (29/6/2020).

Kedua, lanjut Oded, keluarga berinterkasi, yakni semua anggota keluarga saling bencengkrama, serta bertukar pengalaman dengan komunikasi yang berkualitas.

“Ini bisa mengsinspirasi untuk meningkatkan kuallitas keluarga,” katanya.

Kemudian keluarga berdaya, dimana setiap keluarga memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk membuat diri dan keluarga mandiri. Terakhir, berbagi dan peduli, yaitu keluarga yang mampu atau lebih beruntung secara ekonomi bisa berbagi dan menolong orang lain.

“Peringatan Harganas ini harus mampu meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Oded.

Dia pun megapresiasi atas kinerja dinas yang meningkatkan akseptor Keluarga Berencana. Dari target Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung sebanyak 18.000 akseptor, sudah melampaui target sekitar 20.000 akseptor.

“Dengan capaian ini secara masif bisa membantu program pemerintah pusat dalam menghadirkan keluarga berencana,” ujarnya.

Oded pun terus mendorong instansi terkait untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Dengan 80 puskesmas yang hadir di Kota Bandung, dia berharap warganya menjadi keluarga yang sehat sejahtera.***

 

Wartawan: Avila Dwiputra | Editor: Muhammad Zein

Berita Terkait

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah
Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah
Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:21 WIB

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Berita Terbaru

CATATAN

GEJOLAK KOREA SELATAN MK Tanpa ‘Dissenting Opinion’

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:19 WIB