Geledah Kantor Sekwan DPRD, Kejaksaan Negeri Garut Amankan Dua Koper Berkas

Rabu, 10 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Pidsus Kejari Garut, Yosef, didampingi Kasi Intelijen, Irwan Ganda Saputra, memberikan keterangan kepada wartawan (Foto: Istimewa)

Kasi Pidsus Kejari Garut, Yosef, didampingi Kasi Intelijen, Irwan Ganda Saputra, memberikan keterangan kepada wartawan (Foto: Istimewa)

Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut menggeledah Kantor Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Garut sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB, Rabu (10/8/2022).


DARA – Usai melakukan penggeledahan, tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Garut terlihat keluar sambil membawa dua koper besar berisi berkas penting dan satu printer.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Garut, Yosef, mengatakan penggeledahan dilakukan di ruangan bagian umum dan setwan berkenaan dugaan kasus korupsi dana BOP dan reses DPRD Garut periode 2014-2019.

“Dua koper yang kita amankan berisi sejumlah dokumen-dokumen LPJ dan data dukung terkait reses dan BOP,” ujarnya di Kantor Kejari Garut, Rabu (10/8/2022).

Yosef menyebutkan, dalam kasus ini Kejaksan Negeri Garut sudah memeriksa sedikitnya 50 anggota DPRD Garut periode 2014-2019, termasuk pimpinan DPRD. Namun, hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan.

Ia menuturkan, Kejari akan mengumumkan tersangka setelah seluruh berkas lengkap. Pihaknya juga, lanjutnya, akan terus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mendapat bukti baru.

“Jadi dari penggeledahan itu merupakan alat bukti hasil kejahatan, penetapan tersangka tidak bisa langsung, Artinya begini harus ada pertimbangan jangan sampai kita salah menentukan,” ujarnya.

Yosef mengatakan, saat ini proses penanganan sudah memasuki tahap penyidikan. Menurutnya, kerugian negara dalam penyelewengan reses dan BOP DPRD Garut tahun 2014-2019 lalu itu diperkirakan mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

“Itu baru hitungan kasar ya. Penghitungan kerugian nanti dilakukan oleh pihak BPKP,” katanya.

Editor: denkur

Berita Terkait

Arus Balik Meningkat, Polres Garut Laksanakan One Way 8 Kali
Bupati Garut Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di Singajaya, Status Tanggap Darurat Segera Ditetapkan
Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah
Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 April 2025 - 21:14 WIB

Arus Balik Meningkat, Polres Garut Laksanakan One Way 8 Kali

Minggu, 6 April 2025 - 20:50 WIB

Bupati Garut Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di Singajaya, Status Tanggap Darurat Segera Ditetapkan

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:21 WIB

Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Berita Terbaru

CATATAN

GEJOLAK KOREA SELATAN MK Tanpa ‘Dissenting Opinion’

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:19 WIB