Proyek Patuha 2 merencanakan membangun 12 sumur produksi. Dari setiap sumur itu akan menghasilkan kurang lebih 4 hingga 5 Megawatt (MW). Diproyeksikan akan terkumpul sekitar 55 hingga 60 MW.
DARA – Kemudian dijadikan pembangkit listrik yang nantinya didistribusikan ke seluruh Pulau Jawa dan Pulau Bali.
Demikian dikatakan Aditya Rahman, Project Assistant Manager PT Geo Dipa Energi (Persero) disela-sela acara Media Site Visit yang dihadiri puluhan wartawan, Selasa (29/3/2022).
Berlangsung di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Patuha, puluhan wartawan diajak keliling melihat aktivitas proyek dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Lalu meninjau langsung aktivitas pembangunan proyek Patuha Unit 2.
Sesi pertama dimulai dari lokasi V (PPL 7), kemudian menuju lokasi pemboran sumur ke-3 di lokasi G (PPL 4) dan terakhir melihat rencana pembangunan lokasi pemboran baru (Pad BB).
Diketahui di lokasi V (PPL 7), saat ini sedang dilakukan proses well testing atau uji sumur produksi setelah
sebelumnya telah dilakukan pemboran pada 2 titik sumur yakni PTH-V-7A sedalam 1864 mMD dan
PTH-V-7B sedalam 1733 mMD.
Sedangkan pada lokasi G (PPL 4), GeoDipa sedang melakukan persiapan untuk pemboran sumur ke-3.
Proyek PLTP Patuha 2 masuk dalam Fast Track Program (FTP) Tahap lI 10.000 MW bagian dari program pemerintah 35.000 MW di sektor pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Sementara itu Ketua PWI Kabupaten Bandung, Rahmat Sudarmaji mengatakan: “kami mengapresiasi acara Site Visit ini. Sangat penting untuk menambah wawasan dan referensi tentang panas bumi di Kabupaten
Bandung”.
Editor: denkur