DARA | DENPASAR – Kekerasan terhadap pembantu rumah tangga (PRT) masih juga terjadi. Kali ini terjadi di Denpasar, Bali, Rabu kemarin 16 Mei 2019.
Eka Febriyanti, seorang pembantu rumah tangga, disiram air mendidih oleh majikannya hanya karena Eka tak menemukan gunting yang dicari majikannya.
Kasus keji itu kini ditangani Polda Bali. Pelakunya yaitu majikan Eka bernama Desak Made Wiratningsih dan seorang Satpam Kadek Erik Diantara sudah ditangkap.
Terungkap dalam pemeriksaan, Eka tak hanya disiram air mendidih oleh majikannya, tapi juga oleh adiknya bernama Santi Yuni Astuti yang sama-sama bekerja di situ. Namun, Santi melakukan itu di bawah ancaman.
Dirkrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan di Mapolda Bali mengatakan, menurut hasil pemeriksaan diketahui Santi diancam akan disiram air panas juga jika tidak mau menyiramkan air mendidih itu ke tubuh Eka. Itu artinya Santi melakukan itu di bawah ancaman sang majikan.
Bahkan, ternyata Santi juga pernah mengalami penganiayaan. Ada sejumlah luka tapi sudah mengering. “Setelah cek fisik ternyata Santi juga memiliki bekas luka bakar. Kemudian menurut pengakuannya, rambutnya dipotong hingga disiram air panas jika melakukan kesalahan,” ujar Kombes Andi Fairan.
Desak dan Kadek Erik Diantara sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam pasal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman 10 tahun penjara.
Lantas, kenapa Eka disiram air mendidih? Hasil pemerikasaan terungkap, saat itu Eka disuruh mencari gunting besi seharga Rp88 ribu yang juga sedang dicari majikannya. Namun, gunting itu tak ditemukan juga oleh Eka hingga akhirnya Eka disiram air mendidih sebanyak tiga kali.***
Editor: denkur