Hanya Karena Hilang Gunting, Pembantu Rumah Tangga Disiram Air Mendidih

Kamis, 16 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: detikcom

Foto: detikcom

DARA | DENPASAR – Kekerasan terhadap pembantu rumah tangga (PRT) masih juga terjadi. Kali ini terjadi di Denpasar, Bali, Rabu kemarin 16 Mei 2019.

Eka Febriyanti, seorang pembantu rumah tangga, disiram air mendidih oleh majikannya hanya karena Eka tak menemukan gunting yang dicari majikannya.

Kasus keji itu kini ditangani Polda Bali. Pelakunya yaitu majikan Eka bernama Desak Made Wiratningsih dan seorang Satpam Kadek Erik Diantara sudah ditangkap.

Terungkap dalam pemeriksaan, Eka tak hanya disiram air mendidih oleh majikannya, tapi juga oleh adiknya bernama Santi Yuni Astuti yang sama-sama bekerja di situ. Namun, Santi melakukan itu di bawah ancaman.

Dirkrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan di Mapolda Bali mengatakan, menurut hasil pemeriksaan diketahui Santi diancam akan disiram air panas juga jika tidak mau menyiramkan air mendidih itu ke tubuh Eka. Itu artinya Santi melakukan itu di bawah ancaman sang majikan.

Bahkan, ternyata Santi juga pernah mengalami penganiayaan. Ada sejumlah luka tapi sudah mengering. “Setelah cek fisik ternyata Santi juga memiliki bekas luka bakar. Kemudian menurut pengakuannya, rambutnya dipotong hingga disiram air panas jika melakukan kesalahan,” ujar Kombes Andi Fairan.

Desak dan Kadek Erik Diantara sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam pasal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman 10 tahun penjara.

Lantas, kenapa Eka disiram air mendidih? Hasil pemerikasaan terungkap, saat itu Eka disuruh mencari gunting besi seharga Rp88 ribu yang juga sedang dicari majikannya. Namun, gunting itu tak ditemukan juga oleh Eka hingga akhirnya Eka disiram air mendidih sebanyak tiga kali.***

Editor: denkur

 

Berita Terkait

Keputusan Dewan Kehormatan PWI Tidak Mengikat, Hendry Ch Bangun Bongkar Kekeliruan
Operasi Ketupat 2025 Hari ke-12: Volume Kendaraan Meningkat, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Beberapa Titik
Kapolri Perintahkan Jajaran Antisipasi Kejahatan di Sekitar Stasiun Agar Pemudik Nyaman dan Aman
Menko AHY Apresiasi Korlantas Polri atas Kerja Keras Jaga Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025
Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal Senin 31 Maret 2025, Inilah Alasannya
Cek Disini, Harga BBM Non Subsidi Saat Mudik Lebaran
Pantauan Udara Irwasum Polri Ungkap Titik Rawan Arus Mudik 2025
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 13:00 WIB

Keputusan Dewan Kehormatan PWI Tidak Mengikat, Hendry Ch Bangun Bongkar Kekeliruan

Sabtu, 5 April 2025 - 12:54 WIB

Operasi Ketupat 2025 Hari ke-12: Volume Kendaraan Meningkat, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Beberapa Titik

Minggu, 30 Maret 2025 - 15:24 WIB

Kapolri Perintahkan Jajaran Antisipasi Kejahatan di Sekitar Stasiun Agar Pemudik Nyaman dan Aman

Minggu, 30 Maret 2025 - 15:20 WIB

Menko AHY Apresiasi Korlantas Polri atas Kerja Keras Jaga Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025

Sabtu, 29 Maret 2025 - 23:35 WIB

Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran

Berita Terbaru

CATATAN

GEJOLAK KOREA SELATAN MK Tanpa ‘Dissenting Opinion’

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:19 WIB