Hari Idul Adha

Kamis, 29 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

HARI TASYRIK merupakan hari istimeawa umat Islam. Yaitu hari ke 11, 12, dan 13 Dzulhijjah menurut Kalender Islam. Idul Adha sering disebut “Hari Raya Haji”, karena pada tanggal 9 Dzulhijjah, kaum muslimin yang menuaikan ibadah haji yaitu wukuf di Arafah.

Idul Adha juga sering disebut Idul Qurban, karena pada hari itu Allah SWT memberi kesempatan pada makhluknya untuk mendekatkan diri kepadaNya. Bagi umat muslim yang belum mampu melaksanakan ibadah haji, mereka diberi kesempatan untuk berqurban. Yaitu dengan menyembelih hewan kurban sebagai symbol ketaqwaan dan kecintaan kepada Allah SWT.

Pada saat Idul Qurban dan hari Tasyrik, umat Muslim tidak boleh berpuasa. Larangan tersebut terdapat dalam hadist riwayat Abu Said Al Khudri yang menyatakan “Nabi Muhammad SAW melarang berpuasa pada hari raya Fitri dan hari raya Qurban”. (HR Al Bukhari dan Muslim). Di hari Tasyrik umat Islam boleh melakukan ibadah apapun kecuali berpuasa. Umat Islam dipersilahkan untuk beramal shaleh, bersedekah, berdzikir, berqurban, dan sangat dianjurkan menikmati makan minum dari sumber yang halal.

Di hari Idul Qurban, dan tiga hari Tasyrik, daging hewan qurban mulai dibagikan dan umat muslim ataupun non muslim dipersilahkan untuk menikmatinya.
Secara harfiah, hari Tasyrik dimaknai sebagai mata hari terbit, dan ada juga yang memaknai sebagai menjemur sesuatu. Pada zaman Rasulullah belum ada penyimpanan daging dalam waktu yang lama, perlu menjemur daging qurban.

Ibadah Sosial

Idul Adha sering juga disebut Idul Nahr. Hari raya penyembelihan. Selama 4 hari, yaitu Idul Adha dan 3 hari Tasyrik, Allah SWT memberi kesempatan kepada kaum muslimin untuk melaksanakan penyembelihan hewan qurban.

Pesan simbolik agama atas pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan kepatuhan anaknya yaitu Nabi Ismail AS menjadikan idul qurban merupakan momen istimewa bagi umat Muslim. Minimal ada 3 pelajaran yang bisa dipetik atas peristiwa Idul qurban ini.

Pertama, pengorbanan Nabi Ibrahim dan kesetiaan Nabi Ismail adalah refleksi ketaatan hamba kepada Sang Khalik. Oleh sebab itu, ibadah qurban bukan sebatas menyembelih hewan qurban, tetapi lebih berupa ekspresi penghambaan tanpa batas kepada Sang Khalik untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan Kepada Allah SWT.

Kedua, meningkatkan empati dan pengendalian diri. Pengelolaan diri dan peduli terhadap sesama adalah ciri utama seorang muslim. Ibadah qurban adalah pengejawantahan diri untuk berbuat kebaikan, memuliakan tamu, menghargai orang lain, dan berempati terhadap lingkungan sekitar. Hikmah Idul Adha pada dasarnya manusia adalah sama (equal). Hal yang membedakan adalah kualitas takwanya.

Ketiga, Idul Qurban adalah ibadah sosial. Ritual qurban merefleksikan seorang hamba yang mampu menyiapkan hewan qurban untuk disembelih di hari raya Idul Adha dan hari Tasyrik, saatnya umat Islam bersyukur, bersukaria Bersama dengan mengkonsumsi makanan, minuman, nutrisi hewani dari hewan qurban secara Bersama. Semangat tolong menolong, saling menyantuni termasuk berbagi daging qurban merupakan ibadah sosial yang paling nyata.

HarI Gizi Sedunia

Perayaan Idul Adha dan Hari Tasyrik, dilaksanakan oleh segenap kaum muslimin di setiap negara di berbagai belahan dunia. Melalui distribusi daging hewan qurban kepada segenap kaum muslimun dan juga masyarakat non muslim untuk bersama-sama mengkonsumsi dan menikmati masakan protein hewani yang berasal dari daging hewan qurban. Hari Tasyrik bisa disebut ”Hari Protein Hewani Sedunia” atau bisa disebut sebagai Hari Gizi Sedunia “The World Nutrition Day”. Disebabkan karena Idul Qurban dan periode hari Tasyrik merupakan rentetan empat hari berturut-turut, jutaan hewan qurban disembelih dan lebih dari 1.8 milyar warga dunia menikmati sajian masakan protein hewani.
Menurut The Royal Islamic Stratrgic Studies Center-RISSC (2023), populasi muslim di Indonesia mencapai 237,55 juta jiwa. Jumlah ini merupakan yang terbanyak di ASEAN maupun secara global. Indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia pada tahun 2022. Jika dibandingkan secara global, jumlahnya setara dengan 12,30% dari populasi penduduk muslim dunia sebanyak 1,93 milyar orang. Dengan demikian, pada setiap momen Idul Adha, Indonesia memiliki potensi ekonomi hewan qurban yang cukup besar.

Menurut perspektif lain, OECD (2020) mencatat bahwa rata-rata tingkat konsumsi daging sapi (beef and veal) Indonesia tercatat sebesar 1,98 kg/per kapita. Angka tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia (5,30kg/per kapita) dan Vietnam (9.46 kg/per kapita).

Sementara rata-rata konsumsi daging global pada tahun 2019 sebesar (6,43 kg/per kapita).

Disaat status Indonesia masih berada di urutan ke empat balita stunting atau mencapai prevalensi 27,67 % (data BKKBN 2020) dan banyak ibu hamil yang rawan gizi, semangat Idul Adha sebagai bentuk ketakwaan dan ibadah sosial melalui shodaqoh daging/protein hewani, perlu dilakukan tak sebatas menunggu setiap tahun di Hari Qurban dan Hari Tasyrik.

 

Berita Terkait

Peran DPRD dalam Rotasi Mutasi PNS
Pilkada Serentak 2024, Masyarakat Telah Menentukan Pilihan
OPINI: Kontek Pencalonan Menuju Pilkada Bandung Barat, Mau Dibawa Kemana?
Pilkada Kabupaten Bandung : Manuver Partai Nasdem
Sosok Pemimpin KBB ke Depan, Bagaimana Parpol?
Sistem Pengendalian Manajemen pada PT Unilever Indonesia Tbk
Sistem Pengendalian Manajamen terhadap PT Campina Ice Cream Industry
PT Mitsuba Indonesia Produsen Komponen Elektrik Ternama di Dunia
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Desember 2024 - 17:32 WIB

Peran DPRD dalam Rotasi Mutasi PNS

Jumat, 29 November 2024 - 14:59 WIB

Pilkada Serentak 2024, Masyarakat Telah Menentukan Pilihan

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 13:08 WIB

OPINI: Kontek Pencalonan Menuju Pilkada Bandung Barat, Mau Dibawa Kemana?

Kamis, 25 Juli 2024 - 09:42 WIB

Pilkada Kabupaten Bandung : Manuver Partai Nasdem

Kamis, 27 Juni 2024 - 10:44 WIB

Sosok Pemimpin KBB ke Depan, Bagaimana Parpol?

Berita Terbaru

CATATAN

GEJOLAK KOREA SELATAN MK Tanpa ‘Dissenting Opinion’

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:19 WIB