Heboh Soal Hacker Bjorka, Tenang! Rahasia Negara Belum Ada yang Bocor

Kamis, 15 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan Layar Kanal Youtube Kemenko Polhukam

Foto: Tangkapan Layar Kanal Youtube Kemenko Polhukam

Masyarakat harap tenang. Hingga detik ini belum ada rahasia negara yang bocor dan pemerintah serius tangani masalah perlindungan data.


DARA – Begitu ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, dalam keterangan Pers usai rakor bersama Kepala BIN, Kapolri, Kepala BSSN dan Menkominfo di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (14/9/2022).

“Data-data umum saja yang bocor sifatnya terkait perihal surat-surat. Sampai saat ini data-data rahasia negara tidak ada yang dibobol oleh hacker Bjorka,” ujar Mahfud MD.

Menurut Mahfud, data-data yang dibocorkan hecker Bjorka hanya bersifat data umum. Isinya gado-gado seperti motif politik, ekonomi, jual beli dan sebagainya. Sehingga motif-motif seperti itu tidak ada yang terlalu membahayakan.

“Dari hasil kesimpulan tadi apa yang disebut hacker Bjorka sebenarnya tidak punya keahlian dan kemampuan membobol yang sungguh, tapi ini hanya memberi tahu kepada kita presepsi baik agar kita berhati-hati bisa di bobol dan sebagainya,” ujar Mahfud, seperti dikutip dari Infopublik, Kamis (15/9/2022).

Menteri Mahfud mengatakan pihaknya bersama Polri, BIN, BSSN dan Menkominfo terus menyelidiki karena sampai sekarang ini gambaran-gambaran pelakunya sudah terindentifikasi dengan baik oleh BIN dan polri.

“Tetapi belum bisa diumumkan gambar-gambaran dan di mana serta siapa-siapa itu. Kita sudah punya alat itu semua,” ujarnya seraya menambahkan, pemerintah membuat Satgas perlindungan data untuk lebih berhati-hati karena dua hal, pertama peristiwa ini mengingatkan agar membangun sistem yang lebih canggih.

Kedua, dalam sebulan kedepan ada Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang sudah disahkan di DPR ditingkat satu, berarti tinggal pengesahan paripurna sehingga tidak ada pembahasan substansi lagi.

“Itu juga memuat arahan agar ada satu Tim yang bekerja untuk keamanan cyber dan akan menjadikan pedoman kita untuk pengingat bersama-sama, berhati-hati,” kata Mahfud.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menambahkan terkait sistem elektronik pemerintah, disebutkan saat ini bahwa serangan-serangan cyber juga dilakukan oleh sistem elektronik privat.

“Kami menghimbau kepada penyelenggara sistem elektronik privat diminta agar betul-betul memastikan keamanan-keamanan data di ssstem masing-masing. Karena itu adalah kewajibannya,” kata Menkominfo, masih dikutip dari Infopublik.

Selain itu, Menkominfo juga memastikan teknologinya terus di-update dan ditingkatkan, tata kelola dan sistem manajemennya terus diperbaiki dengan melibatkan tenaga-tenaga yang ahli, memastikan sumber daya manusia teknologi figital dan enkripsi itu betul-betul dapat memadai.

Kepada penyelenggara data privat, Menkominfo mengimbau jangan lengah dan tetap waspadai agar dan selalu berkomunikasi dengan pemerintah untuk membantu apabila ada dugaan kebocoran data.

Editor: denkur

 

Berita Terkait

Keputusan Dewan Kehormatan PWI Tidak Mengikat, Hendry Ch Bangun Bongkar Kekeliruan
Operasi Ketupat 2025 Hari ke-12: Volume Kendaraan Meningkat, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Beberapa Titik
Amilin Zakat Fitrah DKM Binaul Makmur Desa Banyusari Tunaikan Amanah
Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 13:00 WIB

Keputusan Dewan Kehormatan PWI Tidak Mengikat, Hendry Ch Bangun Bongkar Kekeliruan

Sabtu, 5 April 2025 - 12:54 WIB

Operasi Ketupat 2025 Hari ke-12: Volume Kendaraan Meningkat, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Beberapa Titik

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Berita Terbaru