DARA | JAKARTA – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) menghimbau seluruh alumni UI tidak menggunakan nama UI dan logo makara dalam berbagai kegiatan politik praktis, termasuk atribut-atribut yang berkaitan dengan UI. Demikian pernyataan Ketua Umum Iluni UI Arief Budhy Hardono, Senin (14/1).
Arief Budhy juga menegaskan, ILUNI UI tetap menjaga independensi dan tidak berpolitik praktis. ILUNI UI telah mengerjakan sejumlah hal seperti mendukung alumni UI yang berkarya di semua partai politik, calon anggota legislatif (caleg), tim sukses, hingga relawan demi mewujudkan proses demokrasi lima tahunan yang berkualitas dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara.
Sekretaris Jenderal ILUNI UI Andre Rahadian mengatakan pihaknya mempersoalkan dukungan kelompok yang mengatasnamakan alumni UI kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Menurutnya, setiap alumni UI memiliki hak politik dan boleh memberikan dukungan sebagai komunitas alumni UI.
“Masing-masing alumni sebagai warga negara mempunyai hak, termasuk hak politik. Boleh saja memberikan dukungan sebagai komunitas alumni UI,” kata Andre. Dilansir dari CNNIndonesia, Senin (14/1).
Dukungan yang disampaikan setiap kelompok alumni UI kepada pasangan capres-cawapres tertentu dibolehkan selama tidak menyatakan diri sebagai Iluni UI, sebagai organisasi, dan menggunakan logo makara atau jaket kuning almamater UI.***
Editor: denkur