Tekad dan harapan selalu tersaji dalam setiap peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Semangat itu pun tergambar dalam peringatan HPN 2020, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat- Sabtu (7-9/2/2020).
DARA| BANJARMASIN- Mengutip pernyataan Ketua Dewan Pers, H. Muhammad Nuh, setidaknya ada beberapa point penting yang harus dilakukan insan pers Indonesia sebagai rangkuman dari hasil Konvensi Media Banjarmasin 2020.
Pertama tentu saja menjadikan ancaman yang datang dan tengah dirasakan industri media saat ini sebagai sebagai tantangan dan peluang.
Kedua dan menjadi paling penting adalah bagaimana mewujudkan Good Journalism atau Jurnalisme Baik.
Untuk menggapai itu ada tiga hal yang harus dipenuhi :
1. Kompetensi Wartawan
Kompetensi wartawan menjadi pilar pertama untuk mewujudkan Good Journalism. Karena bagaimana bisa mewujudkan jurnalisme yang baik jika wartawannya tidak kompeten. Hal itu juga penting untuk menjaga terjadinya disconnectivity atau terjadinya ketidaksinambungan informasi. Terlebih di era penyebaran hoaks.
Ke depan seharusnya tingkatan kompetensi wartawan tidak hanya sampai pada jenjang Utama, tetapi juga kompetensi untuk wartawan spesialis
2. Perlindungan Wartawan
Perlindungan wartawan mencakup pengertian yang luas bukan hanya sekadar dimaknai sebagai perlindungan dari aksi kekerasan terhadap wartawan. Yang paling penting adalah bagaimana kemudian wartawan dapat terus berkarya tanpa adanya tekanan, ancaman serta gangguan lainnya.
3. Kesejahteraan Wartawan
Kesejahteraan wartawan menjadi hal penting ketiga dalam mendorong terwujudnya Good Journalism. Karena tanpa kesejahteraan, sampai kapanpun tidak akan mungkin terwujud jurnalisme yang baik. Dan untuk mendorong kesejahteraan yang baik, maka harus didorong terwujudnya ekosistem yang baik. Ekosistem yang baik mencakup media yang tumbuh dan sehat secara bisnis.
Sehingga dapat memberikan kesejahteraan kepada wartawan serta unsur karyawan lainnya.
Point ketiga ini juga menjadi tanggung jawab bersama termasuk pemerintah juga dalam melindungi kelangsungan pers Indonesia.
Editor : Maji