Inilah Dua Hal Yang Harus Disoroti Kader Gerindra

Minggu, 20 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Mulyadi

Mulyadi

Mulyadi mengaku tidak bangga dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkantor di Bogor, sementara masih ada masyarakatnya tertinggal dalam gemerlapnya suasana Puncak.


DARA| TASIKMALAYA-Seluruh kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dihimbau untuk fokus terhadap penanganan pandemi Covid 19 dan dampak sosial ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPP dan anggota dewan pembina Partai Gerindra, Mulyadi, Minggu (20/6/2021). Dia juga meminta seluruh kader untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

“Fokus dalam penanganan pandemi dan dampak sosial ekonominya, ini pun saya bersuara karena puncak jadi rawan pandemi maka di rapat banggar tetap disuarakan,” ungkapnya.

Sesuai intruksi dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kepada seluruh kader untuk mematuhi semua protokol kesehatan dan mendukung langkah pemerintah mengatasi pandemi virus corona.

Namun, Mulyadi mengaku tidak bangga dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkantor di Bogor sementara masih ada masyarakatnya tertinggal dalam gemerlapnya suasana Puncak.

“Dengan 6 juta lebih penduduk Kabupaten Bogor, saya untuk mengklarifikasi terhadap Dirjen PUPR mengenai pembangunan jalur puncak 2,” tuturnya.

Sementara Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Cecep berharap seluruh kader untuk selalu mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Intinya (kader) yang duduk di legislatif atau eksekutif harus selalu mengutamakan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Maji

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Tentukan Awal Ramadan, MUI Gelar Sidang Isbat Jumat 28 Februari 2025
Jelang Ramadan, Polresta Cirebon Gencarkan Razia Miras
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:45 WIB

Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:40 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:36 WIB

Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:55 WIB

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025

Berita Terbaru

mobil sim keliling kabupaten Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Jumat 28 Februari 2025

Jumat, 28 Feb 2025 - 06:53 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Jumat 28 Februari 2025

Jumat, 28 Feb 2025 - 06:48 WIB