Italia Masih Lockdown, Aksi Mafia Bagikan Makanan Gratis

Rabu, 15 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Italia Lockdown (Foto : Kabar24)

Italia Lockdown (Foto : Kabar24)

Kelompok mafia Italia dilaporkan turut membantu mendistribusikan makanan gratis bagi keluarga miskin. Italia sejak 9 Maret lalu menetapkan kebijakan penguncian wilayah (lockdown) nasional yang mengharuskan seluruh warga untuk tinggal di rumah demi menekan penularan virus corona.


DARA| JAKARTA- Dalam beberapa pekan terakhir, muncul video para mafia tengah mengirimkan kebutuhan penting untuk warga Italia yang terdampak kebijakan lockdown. Bantuan tersebut tepatnya dibagikan di daerah Italia selatan seperti Campania, Calabria, Sisilia, dan Puglia yang memiliki banyak warga kelompok menengah bawah.

Menyikapi kondisi ini, Menteri Dalam Negeri Italia Luciana Lamorgese mengingatkan jika mafia bisa mengambil keuntungan dari beban yang dirasakan warga miskin saat lockdown yakni dengan merekrut mereka menjadi anggota.

Aksi sosial yang dilakukan mafia terhadap warga miskin menurutnya sebuah taktik agar para bos menampilkan diri sebagai orang yang dermawan tanpa meminta imbalan apa pun.

Penyelidik Anti Mafia dan Kepala Kantor Kejaksaan di Catanzaro Nicola Gratteri mengatakan jika para bos mafia menganggap kota mereka sebagai wilayah kekuasaan. Sama halnya dengan aksi sosial di daerah warga miskin saat ini.

“Para bos mafia tahu betul untuk memerintah, mereka perlu menjaga orang-orang di satu wilayah dan mereka melakukannya dengan memanfaatkan situasi untuk keuntungan mereka. Di mata orang-orang, bos yang mengetuk pintu menawarkan makanan gratis adalah pahlawan. Dan para bos mafia tahu bahwa dia kemudian dapat mendapat dukungan dari keluarga-keluarga ini bila perlu,” ujar Graterri.

Profesor krimonologi Oxford University Federico Varese juga mengingatkan jika kelompok mafia bukan hanya organisasi kriminal.

“Mereka (mafia) adalah organisasi yang bercita-cita bisa memerintah wilayah dan bisnis. Orang biasanya fokus pada aspek keuangan mafia dan cenderung lupa bahwa kekuatan mereka berasal dari basis lokal yang bisa digunakan untuk beroperasi,” ujar Varese, seperti dikutip CNNIndonesia.

Selama beberapa hari terakhir, polisi Naples menggencarkan patroli untuk mencegah kemungkinan Camorra, mafia Neapolitan mengatur paket kebutuhan warga ke rumah. Hakim mengatakan telah melakukan penyelidikan terhadap sekelompok orang saat membagikan makanan kepada warga setempat.

Dilaporkan La Repubblica, saudara dari bos mafia Cosa Nostra diketahui membagikan makanan kepada orang miskin di Palermo. Pria itu kemudian mengonfirmasi melalui Facebook jika aksinya itu sebagai pekerjaan amal.

Gratteri mengatakan kupon belanja yang dibagikan pemerintah untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar tidak mencukupi.

“Selama lebih dari sebulan, toko-toko, kafe, restoran dan klub malam ditutup. Dengan kata lain, jutaan orang yang bekerja di bidang ini tidak menerima gaji selama lebih dari sebulan dan tidak tahu kapan mereka bisa kembali bekerja,” ujar Gratteri seperti dilansir The Guardian.

Lihat juga: Puncak Virus Corona dan Acuan Negara Buka Lockdown
Gratteri mengaku khawatir kondisi tersebut bisa dimanfaatkan oleh para mafia untuk menyediakan layanan dan mengendalikan kebutuhan di tengah keterbatasan kupon belanja yang belum diterima oleh seluruh warga.

Lockdown di Italia telah mengubah kondisi sosial di beberapa wilayah dan diperkirakan memengaruhi 3,3 juta orang. Muncul laporan bahwa pemilik toko keil mendapat tekanan dari warga setempat untuk memberikan makanan gratis, sementara polisi berpatroli di beberapa wilayah untuk menghentikan pencurian di supermarket.

Hingga hari ini John Hopkins University mencatat ada 159.516 kasus di Italia dengan total kematian mencapai 20.456. Italia menjadi negara ketiga di dunia yang memiliki kasus corona tertinggi setelah Amerika Serikat dan Spanyol.

 

Editor : Maji

Berita Terkait

KRI Bung Tomo-357 Singgah di Sri Lanka Menuju Latihan Multinasional AMAN-25
Polri dan RCMP Perkuat Kerja Sama, Tingkatkan Kapasitas Lawan Kejahatan Transnasional
Menlu RI : Inovasi dan Digitalisasi Harus Jadi Penggerak Ekonomi Formal dan Global di Kawasan
Indonesia Kembali Ikuti Bursa Pariwisata di London Perkuat Capaian Kunjungan Wisman
Dua Bulan Terakhir Serangan Israel ke Libanon Menewaskan 85 Petugas Medis
Pilpres AS, Joe Biden Mundur, Dukungan Beralih Buat Kamala Harris, Donald Trump Berkoar Begini
Suhu Madinah Panas, Begini Kondisi Jemaah Haji Indonesia
Siang Tadi, Taiwan Diguncang Gempa Dasyat dan Inilah Dampaknya bagi Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Februari 2025 - 15:47 WIB

KRI Bung Tomo-357 Singgah di Sri Lanka Menuju Latihan Multinasional AMAN-25

Rabu, 4 Desember 2024 - 14:35 WIB

Polri dan RCMP Perkuat Kerja Sama, Tingkatkan Kapasitas Lawan Kejahatan Transnasional

Jumat, 15 November 2024 - 15:35 WIB

Menlu RI : Inovasi dan Digitalisasi Harus Jadi Penggerak Ekonomi Formal dan Global di Kawasan

Jumat, 8 November 2024 - 21:38 WIB

Indonesia Kembali Ikuti Bursa Pariwisata di London Perkuat Capaian Kunjungan Wisman

Minggu, 3 November 2024 - 18:36 WIB

Dua Bulan Terakhir Serangan Israel ke Libanon Menewaskan 85 Petugas Medis

Berita Terbaru

CATATAN

GEJOLAK KOREA SELATAN MK Tanpa ‘Dissenting Opinion’

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:19 WIB