DARA | BANDUNG – Jawa Barat nampaknya jadi sasaran sebaran Tabloid Indonesia Barokah. Hingga kini sudah menyebar di 13 daerah. Demikian hasil identifikasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), seperti dikatakan Ketua Bawaslu Jawa Barat Abdullah Dahlan, Jumat (25/1/2019).
Abdullah mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan penelusuran atas peredaran tabloid yang telah diadukan kubu Prabowo ke Bawaslu dan Dewan Pers tersebut. Bawaslu, kata Abdullah, juga akan berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) guna mengkaji adanya pelanggaran pemilu dalam penyebaran tabloid tersebut.
“Kasus ini kita dalami dulu. Bawaslu sedang buat tim juga dari perspektif produk ini ada kaitan Pemilu atau tidak,” ujarnya.
Polda Jawa Barat turut menelusuri peredaran yang disebut Dewan Pers tak berbadan hukum tersebut. Kapolda Jabar Inspektur Jenderal (Irjen) Agung Budi Maryoto mengatakan, timnya masih berada di lapangan mencari siapa penyebarnya. “Masih dalam penyelidikan asal muasal dari mana. Baru menemukan di tiga wilayah yakni di Soreang, Garut dan Tasik,” ujarnya.***
Editor: denkur